Breaking News:

Pencak Silat

Pencak Silat Sumbar Urung Latihan di Jatim karena Biaya, Ini Rencana Berikutnya

#SURABAYA - Pencak Silat Suimbar memilih uji coba dengan provinsi DKI (Jakarta) dan Provinsi Jawa Barat yang lebih dekat agar biayanya murah.

boby constantine koloway
Nurzakina Asyari, atlet pencak silat Jatim. Gadis dengan tinggi 145 cm ini akan turun di kelas seni tunggal pada PON XIX/2016. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pelatih Puslatda Pencak Silat Jatim merencanakan uji coba try in dengan beberapa atlet lokal.

Ini sebagai langkah tindak lanjut usai pembatalan uji tanding antara atletnya dengan atlet Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Sebelumnya, Pencak Silat Jatim memang merencanakan serangkaian uji tanding dengan atlet Sumbar pertengahan Mei lalu di Jatim.

Namun, secara mendadak pihak Sumbar membatalkan rencana ini. "Di hari-hari terakhir, mereka justru membatalkan rencana uji tanding. Kami sebenarnya menyayangkan," ujar pelatih pencak silat Jatim, Edi Suhartono, kepada SURYA.co.id, Rabu (8/6/2016).

Menurutnya, pembatalan uji coba ini karena biaya yang terlalu besar apabila harus digelar di Jatim.

"Mereka beralasan masalah biaya. Oleh karena itu, mereka memilih uji coba dengan provinsi DKI (Jakarta) dan Provinsi Jawa Barat yang lebih dekat," lanjut Edi.

Lebih lanjut, dirinya pun enggan melakukan uji coba di provinsi lain. Sebab menurutnya, ketika berada di luar, masing-masing provinsi sering mengeluarkan atlet yang bukan andalannya.

"Biasanya mereka (provinsi lain) justru memainkan atlet nomor dua, nomor tiga. Sehingga kami tak menemukan musuh yang sepadan. Sebaliknya, atlet-atlet kami justru dipantau kekuatannya. Hal ini tentu sangat kami sayangkan," ungkap Edi.

Oleh karena itu, dibandingkan dengan menggelar laga di luar provinsi, pihaknya lebih tertarik untuk melakukan try in di Jatim.

"Kami akan menunggu ajakan dari provinsi lain untuk melakukan sparing di Jatim. Dengan bertindak sebagai tamu, mereka tentu akan membawa atlet terbaiknya. Sebaliknya, kami juga akan menurunkan atlet terbaik kami," tuturnya.

Namun, apabila tak ada provinsi yang melakukan ini tanding di Jatim, tim pelatih pun menyiapkan opsi untuk uji coba dengan atlet lokal.

"Ada banyak atlet lokal di Jatim yang memiliki kualitas sepadan. Mereka pun bisa menjadi alternatif lawan bagi atlet puslatda," tutupnya. 

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved