Jumat, 10 April 2026

Berita Sidoarjo

PMK Jebol Tembok Belakang Gudang Tiner, Padamkan Gudang Tiner

"Kami coba dari arah belakang, semoga cara ini berhasil dan api tidak muncul lagi," terangnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Yoni
surya/Galih Lintartika
Beberapa petugas PMK Sidoarjo saat menjebol tembol belakang gudang tiner yang terbakar 

SURYA.co.id |SIDOARJO - Petugas PMK Sidoarjo akhirnya mengambil langkah tegas dengan menjebol tembok belakang gudang tiner milik PT Elok Jaya Utama di Jalan Raya Juanda, Sidoarjo, yang terbakar sejak Selasa (7/6/2016) pagi.

Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mempermudah proses pemadaman api di gudang ini.

"Kami jebol tadi tembok belakang. Tujuannya agar kami bisa mencapai titik sumber api," kata Komandan Pleton (Danton) PMK Sidoarjo Sri Wulyono kepada Surya.

Sri menjelaskan, pihaknya sudah memadamkan api dari arah depan.

Namun, cara itu dirasa belum terlalu ampuh, karena api masih muncul dari sela - sela drum.

"Kami coba dari arah belakang, semoga cara ini berhasil dan api tidak muncul lagi," terangnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Menurutnya, cara lain juga dilakukan dengan sterilkan area sekitar gudang tiner itu. Ia juga memastikan tiga toko yang juga ikut terbakar di samping gudang tiner itu api sudah tidak menyala.

Dalam hal ini ada tiga toko yang ikut terbakar yakni keramik, ban, dan pakan burung.

"Kemungkinan kami akan merangsek dari sisi sampingnya, untuk mempercepat pemadaman biar tidak terlalu lama," jelasnya.

Dia menambahkan, pihaknya masih belum mengetahui pasti penyebab terjadinya kebakaran. Kendati demikian, pihaknya sudah mengumpulkan beberapa keterangan dari beberapa saksi.
"Kalau dari keterangan yang saya dapatkan, indikasinya ada konsleting di mesing pengering rambut (hairdryer) yang digunakan dua pekerja di gudang tiner itu," paparnya.

Akan tetapi, dikatakan Sri Wulyono bahwa itu belum bisa dijadikan tolok ukur sebagai penyebab terjadinya kebakaran ini.

"Biarkan nanti pihak kepolisian yang akan menyelidikinya dan mencari penyebabnya. Kami hanya berusaha memadamkan api dan memastikan sudah tidak api lagi," pungkasnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved