Rabu, 8 April 2026

Berita Sidoarjo

Kebakaran Gudang Tiner, Regu Pemadam terpaksa Jebol Tembok, Sumber Api Diduga dari Korsleting

"Kami jebol tadi tembok belakang. Tujuannya agar kami bisa mencapai titik sumber api," kata Komandan Pleton (Danton) PMK Sidoarjo Sri Wulyono.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Parmin
surya/galih lintartika
Petugas pemadam memamdamkan api yang terlihat mengepul dari gudang tinermilik PT Elok Jaya Utama di Jalan Raya Juanda, Sidoarjo,Selasa (7/6/2016). 

SURYA.co.d | SIDOARJO - Petugas PMK Sidoarjo akhirnya mengambil langkah tegas dengan menjebol tembok belakang gudang tiner milik PT Elok Jaya Utama di Jalan Raya Juanda, Sidoarjo, yang terbakar sejak Selasa (7/6/2016) pagi.

Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mempermudah proses pemadaman api di gedung ini.

"Kami jebol tadi tembok belakang. Tujuannya agar kami bisa mencapai titik sumber api," kata Komandan Pleton (Danton) PMK Sidoarjo Sri Wulyono kepada SURYA.co.id.

Sri menjelaskan, pihaknya sudah memadamkan api dari arah depan. Namun, cara itu dirasa belum terlalu ampuh, karena api masih muncul dari sela - sela drum.

"Kami coba dari arah belakang, semoga cara ini berhasil dan api tidak muncul lagi," terangnya.

Menurutnya, cara lain juga dilakukan dengan sterilkan area sekitar gudang tiner itu.

Ia juga memastikan tiga toko yang juga ikut terbakar di samping gudang tiner itu api sudah tidak menyala.

Dalam hal ini ada tiga toko yang ikut terbakar yakni keramik, ban, dan pakan burung.

"Kemungkinan kami akan merangsek dari sisi sampingnya, untuk mempercepat pemadaman biar tidak terlalu lama," jelasnya.

Dia menambahkan, pihaknya masih belum mengetahui pasti penyebab terjadinya kebakaran.

Kendati demikian, pihaknya sudah mengumpulkan beberapa keterangan dari beberapa saksi.

"Kalau dari keterangan yang saya dapatkan, indikasinya ada korsleting di mesin pengering rambut (hairdryer) yang digunakan dua pekerja di gudang tiner itu," paparnya.

Namun Sri Wulyono belum memastikan penyebab sesungguhnya kebakaran tersebut.

"Biarkan nanti pihak kepolisian yang menyelidikinya dan mencari penyebabnya. Kami hanya berusaha memadamkan api dan memastikan sudah tidak api lagi," pungkasnya. (

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved