Berita Madiun

7 dari 10 Pembunuh Anak Punk di Madiun Mulai Diadili, Ini Uraian Kejadiannya

#MADIUN - Motif pembunuhan itu karena dendam, lantaran korban sering mengambil barang milik teman temannya tanpa izin.

7 dari 10 Pembunuh Anak Punk di Madiun Mulai Diadili, Ini Uraian Kejadiannya
Surya/Doni Prasetyo
Sidang pembunuhan Rizky Putra Agustin oleh tujuh terdakwa anggota komunitas anak punk di Pengadilan Negeri Mejayan, Kabupaten Madiun, Selasa (7/6/2016). 

SURYA.co.id | MADIUN - Pembunuhan terhadap Rizky Putra Agustin, warga Desa Purworejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, 16  Maret 2016, silam akhirnya diperiksa di di Pengadilan Negeri Mejayan, Kabupaten Madiun, Selasa (7/6/2016).

Total pelakunya 10 orang. Ada dua terdakwa yang masih di bawah umur, sudah divonis masing-masing tiga tahun penjara.

Seorang lagi bernama Nesa Najera disidang terpisah karena perannya dalam pembunuhan tidak signifikan. Sidang tadi untuk pembacaan surat dakwaan terhadap tujuh terdakwa dalam berkas Bram Yulianto Cs, warga Tuban.

Berkas Bram Yulianto Cc terdiri dari terdakwa Bram Yulianto, Mohamad Kukuh, Khoirul Fajar Pratama, Amir Alfian Tri Cahyo, Sunardi, Mohamad Dimyati, Dwi Mariyanto.

Jaksa Sendhy mendakwa Bram Yulianto Cs membunuh Rizky Putra Agustin di belakang RSUD Caruban, Kabupaten Madiun.

Penasehat hukum ketujuh terdakwa, Jonathan D Hartono dan Arifin, tidak mengajukan eksepsi atau jawaban atas dakwaan pada sidang berikutnya

"Kami tidak mengajukan jawaban atas dakwaan JPU karena semua tahapan kejadian maupun tempat dan waktu diakui semua terdakwa, sidang berikutnya masuk agenda pemeriksaan saksi-saksi," kata Jonathan D Hartono.

Para terdakwa merupakan anggota komunitas punk.

Awalnya, mereka pesta minuman keras di tempat penggilingan padi yang kosong di Krajan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun.

Setelah mabuk berat, korban disabet dengan pisau sebanyak empat kali di bagian wajah dan dipukul kepalanya dengan batu sebanyak sembilan kali oleh terdakwa Bram Yulianto (23), warga Desa Sembungan, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban.

Halaman
12
Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved