Berita Magetan
Terlilit Hutang Rentenir, Senin Nekat Gantung Diri
"Jenazah Senin ditemukan warga yang sedang mencari burung disekitar hutan Dawung sini,"kata AKP Patris kepada Surya, Sabtu (4/6/2016).
Penulis: Doni Prasetyo | Editor: Yoni
SURYA.co.id | MAGETAN - Sepekan menghilang, Senin (48) warga Dusun Dawung, Desa Baleasri, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan ditemukan di hutan desa setempat sudah tidak bernyawa lagi.
Saat ditemukan tubunhya membusuk, badan dan kepalanya terpisah. Diduga kuat matinya korban karena gantung diri Sabtu (4/6/2016).
Menurut Kapolsek Ngariboyo, Magetan AKP Patris jenazah Senin pertama kali ditemukan oleh Santoso, pencari burung warga desa setempat.
"Jenazah Senin ditemukan warga yang sedang mencari burung disekitar hutan Dawung sini,"kata AKP Patris kepada Surya, Sabtu (4/6/2016).
Awalnya, tambah AKP Patris, Santoso yang sedang mencari burung ini mencium bau yang tidak sedap, dan melihat banyak lalat hijau terbang disekitar tempatnya berdiri.
"Saat mencium bau tidak sedap dan melihat banyak lalat beterbangan, dia (Santoso) mengira ada bangkai binatang disekitar hutan itu,"jelas Patris.
Namun belum lagi Santoso jauh melangkahkan kakinya melanjutkan perjalanannya, dia melihat gundukan hitam yang tidak jauh dari tempatnya berdiri.
"Gundukan yang dikira bangkai binatang itu setelah didekati terlihat kaki manusia yang sudah bengkak dan berwarna hitam,"katanya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).
Dikatakan, setelah yakin yang dilihat itu jenazah, dia bergegas keluar hutan dan melapor ke perangkat desa setempat.
"Polisi mendapat laporan penemuan jenazah ini setelah Kepala Desa Baleasri melapor. Dari laporan itu, kami memerintahkan anggota mengecak kebenarannya,"kata AKP Patris.
Ternyata, laporan itu benar, setelah jenazah dilakukan identifikasi, diketahui jenazah berjenis kelamin laki-laki itu, Senin (48) warga desa setempat yang dilaporkan menghilang sejak sepekan lalu.
"Senin, diduga kuat meninggal akibat gantung diri, dan itu terlihat dari tanda-tanda yang biasa terjadi pada korban gantung diri,"ujar AKP Patris kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).
"Sementara informasi dari keluarga, Senin nekad bunuh diri karena terlilit hutang rentenir. Kemungkinan, korban sudah kalut sehingga nekat menempuh jalan bunuh diri,"kata AKP Patris, seraya mengatakan, atas permintaan keluarga jenazah tidak dilakukan otopsi, sehingga langsung dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum desa setempat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-magetan-terlilit-hutang-gantung-diri_20160604_184812.jpg)