Kamis, 9 April 2026

Berita Pasuruan

Saat Camat di Pasuruan Diminta jadi 'Model Batik' Dadakan, Seperti Ini Aksi Mereka

Ada yang tampil bersama istrinya. Ada pula yang tampil bersama rekan sekerjanya.

surya/dodo hawe
Ilustrasi batik 

SURYA.co.id | PASURUAN - Seluruh camat di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, tampil di atas catwalk memeragakan batik dan produk unggulan khas di daerahnya, Jumat (27/5/2016) malam dalam acara peluncuran program Pusat Strategi dan Layanan Ekonomi Maslahat yang disingkat dengan "Satrya Emas".

Layaknya model, para camat satu persatu naik ke atas panggung catwalk yang sudah disediakan. Para camat membawa pasangannya masing-masing.

Ada yang tampil bersama istrinya. Ada pula yang tampil bersama rekan sekerjanya.

Para camat tampil dengan pakaian batik hasil kerasi warga di daerahnya.

Ada pula yang membawa produk unggulan lain selain batik. Seperti produk kerupuk ikan dan apel.

Tak jarang ada camat yang tampil kaku di hadapan ratusan orang yang menontonnya. Namun ada juga camat yang berusaha tampil layaknya seorang model.

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf yang menyaksikan langsung penampilan fashion para camat tersebut mengatakan, pihaknya sengaja meminta para camat untuk tampil layaknya model sebagai cara untuk mempromosikan produk unggulan di daerahnya.

"Itu salah satu cara untuk menunjukkan bahwa di wilayah itu ada UMKM (usaha mikro kecil menengah)," katanya seusai acara, Jumat (27/5/2016).

Menurut dia, sebagian kecamatan di Kabupaten Pasuruan sudah memiliki batik khas yang menunjukkan kearifan lokal di daerah tersebut.

Seperti Kecamatan Lumbang yang memiliki batik dengan motif durian; Kecamatan Tutur dengan batik bermotif apel dan batik Prigen yang memiliki batik bermotif Candi Jawi.

Motof-motif yang ada pada batik tersebut menunjukkan produk unggulan yang ada di daerah tersebut.

"Tidak semua kecamatan punya batik khas, tapi mereka berusaha memunculkan itu itu," katanya.

Ia juga menyatakan akan mengembangkan program latihan membatik untuk warga di masing-masing kecamatan di Kabupaten Pasuruan.

"Pemerintah juga akan mengeluarkan program membatik dan sebagainya. Itu sudah berjalan," ungkapnya. (Andi Hartik)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved