Berita Pendidikan Surabaya

Pelajar SMA Surabaya Dapat Beasiswa ke Universitas Terbaik di Asia, Konsekuensinya Begini

#SURABAYA - Marvel harus tinggal dan bekerja di perusahaan Singapura selama 3 tahun sebagai syarat beasiswanya.

Pelajar SMA Surabaya Dapat Beasiswa ke Universitas Terbaik di Asia, Konsekuensinya Begini
habibur rohman
PRESTASI - Marvel Wijaya (kiri) didampingi PR PSB YPK Gloria Krista Mariana dan Staf PR YPK Gloria Ike Meliana (kanan). 

SURYA.co.id | SURABAYA – Siswa SMA Gloria 1 Surabaya, Marvel Wijaya (17), mendapat beasiswa dari National University of Singapore. Marvel menjadi pioner lulusan di sekolahnya yang berhasil masuk universitas nomor satu di Asia ini.

Putra pertama pasangan Sri Utami Dewi Soekamto dan Widjaja ini berhasil memperoleh beasiswa dan diterima bersama 29 siswa asal Indonesia lainnya. Sebelumnya ia harus mengikuti tes bersama 300 peserta yang lolos dari 2000 pendaftar di Indonesia.

“Deg-degan, akhir Januari tesnya selama 2 hari di Jakarta. Saingannya pernah dapat medali kejuaraan semua,” terangnya ketika ditemui SURYA.co.id, Selasa (24/5/2016).

Meskipun sempat minder, nyatanya Marvel yang juga sering mengikuti olimpiade matematika ini mendapat beasiswa berupa potongan biaya pendidikan sebesar 60 persen tiap tahunnya.

Penyuka kuliner ini memilih menekuni Matematika di pendidikan lanjutannya itu.

Dikenal sebagai siswa berprestasi dan sering mengikuti olimpiade. Membuat Marvel memiliki keistimewaan dengan teman berprestasi lainnya selama di SMA Gloria.

Marvel bebas memilih tempat belajarnya di sekolah tanpa didampingi pengajar. Pemantauan belajar marvel selama ini dilakukan melalui hasil ujiannya.

“Jadi selama persiapan olimpiade, boleh belajar di perpus atau di manapun yang diinginkan, walaupun tidak didampingi pengajar tetapi tetap diawasi. Jadi tetap belajar di jam pelajaran,” lanjut pria kelahiran Semarang, 28 Juni 1998 ini.

Untuk menyokong pendidikannya di Singapura, Marvel berencana memakai sistem ‘utang’. Yaitu sistem pembayaran kuliah setelah menyelesaikan masa studi.

Apalagi Marvel harus tinggal dan bekerja di perusahaan Singapura selama 3 tahun sebagai syarat beasiswanya.

“Mau nabung pakai uang Singapura dulu buat bayar kuliah. Kaarena meskipun sudah beasiswa, perkiraan setahun biaya pendidikannya masih Rp 170 juta,” jelasnya.

Sementara itu, Public Relation PSB YPK Gloria, Krista Mariana mengungkapkan prestasi Marvel menjadi motivasi bagi sekolah. Karena meskipun banyak lulusan yang meneruskan di luar negeri, baru Marvel yang bisa lolos universitas bergengsi tingkat dunia.

“Tentunya jadi pembuka jalan sekolahnya untuk bisa terus menyalurkan alumninya di universitas tersebut. Selama ini banyak yang daftar tetapi nggak ada yang lolos. Tahun ini 7 anak yang daftar, yang lolos Cuma marvel,” terangnya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved