Selasa, 19 Mei 2026

Limbad Dikabarkan Meninggal, Istrinya Sempat Syok

"Itu enggak benar, waduh itu kok begitu ya kabarnya. Memang viral banget di media sosial. Saya juga sudah telepon mas Limbad tadi jam lima untuk pasti

Tayang:
Editor: Yoni
KOMPAS IMAGES/BANAR FIL ARDHI
KOMPAS IMAGES/BANAR FIL ARDHI Pesulap, Limbad saat menghadiri acara Mahakarya 21 tahun RCTI, di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (21/8/2010) malam. 

SURYA.co.id | JAKARTA - Pesulap terkenal Indonesia master Limbad dikabarkan meninggal dunia.

Kabar tersebut diterima secara berantai melalui pesan singkat.

Dalam pesan singkat yang dimaksud, Limbad dikabarkan meninggal dunia akibat kecelakaan saat menjalani sebuah atraksi pada aksi sulapnya.

"Itu enggak benar, waduh itu kok begitu ya kabarnya. Memang viral banget di media sosial. Saya juga sudah telepon mas Limbad tadi jam lima untuk pastikan, itu enggak benar," kata sang istri, Susi Indrawati, seperti dikutip Tribunnews.com dari Tabloidnova.com.

Kabar meninggalnya Limbad memang sempat mengejutkan publik dunia maya.

Maklum, kabar itu pertama kali berhembus dari sana.

Pun sang istri, yang juga merasa syok.

Sebab, Limbad dan Susi memang sudah dua hari ini berpisah.

Limbad sedang menjalani show off airnya di Manado.

"Syok saja sih dengarnya saya. Kalau atraksi sampai berdarah itu saya sudah paham, tapi kalau berita sampai meninggal itu serem banget," kata Susi.

"Dia memang masih di Manado, off air dari SMN, sudah dua hari memang," kata Susi.

Mengapa Limbad 'bisu'?

Pesulap Limbad dikenal sebagai sosok yang tidak pernah berbicara di hadapan publik.

Di setiap kesempatan, dia hanya memperlihatkan ekspresi wajah dan gerak tubuh tanpa ada satu kata pun terucap dari mulutnya.

Mengapa pria yang dikenal namanya melalui program The Master itu berperilaku seperti itu?

Suro, adik seperguruan Limbad, mengatakan, pria berusia 43 tahun itu tidak pernah berbicara di hadapan media karena ingin membentuk citra.

Dia ingin membentuk citra sebagai publik figur yang kuat, hebat, dan tidak bisa diajak berbicara oleh manusia biasa pada umumnya.

"Iya itu memang ciri (Limbad,-red)" kata Suro ditemui di Mapolda Metro Jaya, Senin (12/10).

Menurut Suro, Limbad sama seperti manusia biasa pada umumnya yang saling berkomunikasi antara satu sama lain.

Dia menilai tidak ada keanehan dari pria berpostur tubuh tinggi dan kekar tersebut.

Suro mendampingi pesulap Limbad mendatangi Mapolda Metro Jaya pada Senin (12/10) sekira pukul 10.50 WIB.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved