Inilah Pesan Tarzan Agar Pentas Srimulat Tidak Monoton dan Kembali Menarik Ditonton
Ciri khas Srimulat adalah sosok pemain berwajah cantik. Tapi itu saja tidak cukup. Pemain harus banyak latihan untuk menampilkan lawakan yang cerdas.
Penulis: Achmad Pramudito | Editor: Achmad Pramudito
SURYA.co.id | SURABAYA - Malam itu pentas Srimulat menampilkan cerita berjudul Ada Apa dengan Tarzan? Sesuai judul yang diangkat, pertunjukan spesial Srimulat kali ini memang menghadirkan Tarzan sebagai bintang tamu.
“Tradisi Srimulat dari dulu ya seperti ini. (Aksi lempar rokok dan saweran) Itu bentuk apresiasi pada pemain,” tutur Ning Meti yang ditemui usai pementasan.
Mengenai hadirnya bintang di panggung Srimulat yang terletak di belakang THR Mall Surabaya, menurut Ning Meti, tak selalu ada dalam pertunjukan Srimulat. “Tergantung Disparta, Mas. Kalau Pemkot mau ada bintang tamu ya dihadirkan agar pertunjukan makin ramai,” bebernya.
Ditemui sesaat sebelum pentas, Tarzan menyatakan kegembirannya bisa diundang dan reuni bersama para seniman Srimulat. “Saya sudah 30 tahun nggak main bersama mereka di panggung ini,” ucapnya.
Menurut Tarzan, Srimulat perlu didukung pemain-pemain muda supaya pentas tidak monoton.
“Harus ada perubahan di panggung, dan pemain muda diperlukan untuk regenerasi,” tandas pelawak asal Malang yang kini mukim di Jakarta ini.
Ciri khas Srimulat, ditekankan Tarzan adalah sosok pemain berwajah cantik. “Tapi itu saja tidak cukup. Pemain harus banyak latihan untuk menampilkan lawakan yang cerdas,” ungkapnya.
Saat pementasan malam itu, pemain Srimulat memang masih didominasi pemain-pemain lama.
Nama-nama yang sudah sangat dikenal adalah Bambang Gentolet dan Didik Mangkuprojo. Sedang pemain wanitanya antara lain Vera, Miarsih, Oki, Ning Meti, dan Ning Dewi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/srimulat_20160524_091350.jpg)