Sabtu, 25 April 2026

Torabika Soccer Championship

Aremania Anti Flare, Korwil Aremania Sikapi Ancaman Sanksi Kedua

“Sesuai permintaan PT GTS kami sudah memberi klarifikasi Senin kemaren dan untuk mencegah terulangnya kejadian itu kami berkoordinasi dengan Aremania

Penulis: Dyan Rekohadi | Editor: Yoni
surya/hayu yudha prabowo
Sejumlah Aremania memerahkan Jl Kertanegar dengan nyala flare, Jumat malam (24/4/2015). 

SURYA.co.id | MALANG - Ancaman sanksi dari pelanggaran disiplin pertandingan ISC bagi Panpel Arema Cronus mulai disikapi serius oleh para Koordinator Wilayah (Korwil) Aremania.

Para Korwil Aremania sepakat untukmemerangi penyalaan flare atau bom asap di stadion.

Koordinasi lebih lanjut akan dilakukan para Korwil Aremania jelang laga Arema vs Persegres, Jumat (27/5/2016).

Ketua Panpel Arema Cronus, Abdul Haris mengatakan, pihaknya kembali telah berkoordinasi dengan Aremania setelah menerima surat permintaan konfirmasi dari PT GTS selaku operator kompetisi ISC.

“Sesuai permintaan PT GTS kami sudah memberi klarifikasi Senin kemaren dan untuk mencegah terulangnya kejadian itu kami berkoordinasi dengan Aremania dan pihak keamanan,” ujar Haris kepada Surya (TRIBUNnews.com Network), Selasa (24/5/2016).

Haris menyebut koordinasi lebih lanjut akan dilakukan dengan menggelar pertemuan bersama dengan para Korwil Aremania Rabu (25/5/2016).

“Sebelumnya kami masih memberi toleransi, tapi setelah dua kali pelanggaran, masih ada yang meyalakan flare dan bom asap di Kanjuruhan, sekarang kami tidak ada toleransi lagi, kami akan lebih serius menghadapinya,” tegas Haris kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Penegasan panpel Arema untuk menghentikan aktivitas penyalaan flare dan bom asap di dalam stadion kanjuruhan dibenarkan Aremania.

Salah satu Korwil Aremania, Ahmad Gozhali menyatakan para Korwil Aremania sudah sepakat mejalankan anti flare di dalam stadion.

“Kami sudah sepakat perang dengan penyalaan flare, kami juga akan melakukan pengawasan sendiri nanti di stadion, supaya kompak kami akan berkoordinasi besok (Rabu),” ujar Gozhali kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Seperti diberitakan sebelumnya Panpel Arema Cronus sudah menerima surat permintaan konfirmasi atas terjadinya penyalaan bom asap di laga anatara Arema melawan BSU, Minggu (15/5/2016).

Sebelumnya Arema juga sudah mendapat sanksi denda Rp 10 juta karena adanya penyalaan flare di stadion pada pertandingan pertama 1 Mei lalu.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved