Berita Surabaya

Trotoar Jl Tunjungan Direnovasi, Warga Nonton Pawai Bunga dan Budaya Rela Lesehan di atas Pasir

"Iya ini, gak bisa lesehan enak. Trotoarnya dibongkar, banyak pasir, jadi debu."

Trotoar Jl Tunjungan Direnovasi, Warga Nonton Pawai Bunga dan Budaya Rela Lesehan di atas Pasir
surya/ahmad zaimul haq
Peserta pawai bunga dan budaya HUT Surabaya ke-723 melewati Jl Tunjungan,Minggu (22/5/2016). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Warga kota Surabaya menikmati pawai mobil bunga dan budaya dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya (HKJS) ke-723, Minggu (22/5/2016) harus rela duduk di atas trotoar yang dibongkar.

Trotoar yang dibongkar sepanjang Jl Tunjungan, mulai dari titik depan gedung Siola hingga pertigaan Jl Tunjungan dengan Jl Pasar Genteng.

"Iya ini, gak bisa lesehan enak. Trotoarnya dibongkar, banyak pasir, jadi debu. Cari kerdus dulu buat alas," kata seorang warga bersama para sanak dan saudaranya yang berniat nonton di depan bekas toko buku.

Akibat trotoar dibongkar, dan terlihat ada proses pengerjaan, seperti pelebaran, membuat warga yang menonton, nekat mendekat ke barisan. Mereka maju meninggalkan trotoar dan turun ke badan jalan dan memilih duduk di atas aspal.

"Sini saja, biar lebih dekat dan tidak kena debu," kata Febri yang nonton parade bersama lima rekannya.

Sebagai rute pawai, Jl Tunjungan ditutup dari arus lalu lintas (lalin) sejak pukul 08.00 WIB, sehingga suasananya lenggang.

Tumpahan penonton, akhirnya membuat suasana pinggir Jl Tunjungan penuh. Bahkan pasir dan debu dari proyek perbaikan trotoar ikut terinjak-injak, hingga ada yang berterbangan.

"Untungnya tidak begitu banyak yang beterbangan, karena pagi tadi habis hujan," tambah Febri, yang mengaku tinggal di Genteng Masjid itu.

Kurang lebih tiga jam, parade bunga dan budaya itu melewati Jl Tunjungan.

Selain Febri, Nurmansyah, warga penonton parade juga mengeluhkan kondisi trotoar yang masih dalam perbaikan.

"Kok ya tidak diselesaikan dulu perbaikannya. Sehingga pas ada pawai begini, tidak menganggu. Padahal tanggal 28 Mei besok, Jl Tunjungan ada acara lagi," cerita Nurmansyah.

Acara yang dimaksud adalah Urban Culture. Dimana di sepanjang Jl Tunjungan akan ditutup dan ada kegiatan pamer budaya dan kuliner kota Surabaya yang dijajar di sepanjang jalan itu.

"Kalau bisa nanti pas tanggal 28 sudah jadi. Sehingga kami bisa menikmati suasana Jl Tunjungan benar-benar utuh, bersih dan rapi," tambah Nurmansyah.

Dari pengamatan Surya.co.id, terlihat bila trotoar yang dibongkar itu, akan diperpanjang, dengan adanya batas tepi baru yang sudah siap dibangun.
Pembangunannya sudah sampai di pertigaan dengan Jl Pasar Genteng.

Setelah pertigaan, masih terlihat peralatan untuk membersihkan dan mengecat gedung dan bangunan yang tidak terawat di sisi timur Jl Tunjungan.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved