Berita Lamongan
Awas, Wabah Flu Singapura, Seperti Ini Gejala dan Tanda-tandanya
Bercak di area tangan, kaki, dan mulut yang diderita anak biasanya diawali dengan panas dan flu.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id l LAMONGAN - Pergantian musim saat ini ternyata memicu mewabahnya virus flu singapura di Lamongan.
Penyakit yang dikenal dengan nama hand, foot, and mouth disease (HFMD) ini banyak menyerang anakanak di bawah usia 10 tahun.
Tanda-tanda munculnya penyakit ini adalah bercak bernanah bening di area tangan, kaki, dan mulut.
Penyakit ini tidak berbahaya, karena mudah diobati tanpa anti virus atau vaksin khusus.
Munculnya bercak berair itu hampir sama dengan cacar air. Bedanya kalau cacar air seluruh tubuh, tapi flu singapura hanya ada bagian tertentu.
Dokter Ati Kustianti SpA dari RSUD dr Soegiri, mengungkapkan, flu singapura ini tidak berbahaya."Tidak seperti cacar,"katanya.
Sementara itu, berdasar pantauan di RSUD dr. Soegiri, anakanak yang terserang flu singapura mendapat perawatan.
Ati Kustianti mengaku sehari menangani tiga hingga empat anak yang terserang virus tersebut.
"Flu singapura bukan penyakit baru. Mulai sebulan ini mulai mewabah," jelas Ati.
Diungkapkan, bercak di area tangan, kaki, dan mulut yang diderita anak biasanya diawali dengan panas dan flu.
Namun, gejala antar individu berbeda beda. Ada yang disertai panas tinggi, namun beberapa hanya sekedar panas ringan.
Dan umumnya, penderita penyakit ini tidak perlu rawat inap karena sangat mudah ditangani.
Sebaliknya, jika bercak menyerang bagian dalam hingga penderita tidak bisa makan baru dilakukan rawat inap.
Sampai kini ada beberapa pasien flu singapura yang masih menjalani rawat inap.
Dokter berjilbab ini mengaku virus flu singapura mudah menular melalui media udara ke saluran nafas, serta dari kulit ke kulit
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-flu-singapura_20160522_153942.jpg)