Jelang PON XIX Jabar 2016

Tak Mau Ambil Risiko, Tenis Meja Putri Jatim Siapkan Pengganti Sillir yang Cedera

"Masih akan kita periksa secara Magnetic Resonance Imaging (MRI) di Surabaya sport clinic, RSUD dr Soetomo untuk mengetahui seberapa parah cederanya."

Tak Mau Ambil Risiko, Tenis Meja Putri Jatim Siapkan Pengganti Sillir yang Cedera
M Husein untuk SURYA.co.id
Tim PON Tenis Meja Jatim berfoto bersama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, di Britama Sport Mall, Kelapa Gading, Jakarta,Kamis (28/4/2016). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Cabang olahraga (cabor) tenis meja Jatim kembali dipusingkan lantaran kambuhnya cedera atlet tenis meja putri Sillir Rovani.

Sillir rencananya disiapkan untuk PON XIX Jabar September, sehingga ia harus absen dari latihan akibat cedera tersebut.

Menurut pelatih puslatda tenis meja Khairul Umam, cedera dialami Sillir sejak PON 2008 Kaltim lalu, kini kambuh ketika tampil di kejuaraan Kepulauan Riau (Kepri) Open tengah Mei lalu.

Akibat cedera saat itu dirinya absen pada partai final menghadapi tim beregu putri Jabar.

"Saat ini masih akan kita periksa secara Magnetic Resonance Imaging (MRI) di Surabaya sport clinic, RSUD dr Soetomo untuk mengetahui seberapa parah cederanya," kata Khairul saat ditemui Surya.co.id di KONI Jatim, Jumat (20/5/2016).

Cederanya Sillir membuat Khairul terpaksa menyiapkan pengganti karena gelaran PON XIX Jabar tinggal empat bulan lagi.

"Kami tidak mau mengambil resiko untuk tetap membawa Sillir dalam keadaan seperti saat ini, Cederanya cukup rawan. Jika pada PON XIX/2016 Jabar nanti cederanya kambuh, bisa fatal akibatnya, maka dari itu kita sudah siapkan cadangannya jika memang tidak bisa turun," tuturnya.

Nama-nama seperti Noor Azizah, Widya Wulan,dan Dwi Agustin telah disiapkan utnuk menggantikan posisi Sillir di PON XIX Jabar mendatang, Ketiganya dianggap memiliki kemampuan seperti Sillir baik dari segi teknik dan cara bermain.

Diakui Khairul tidak mudah menentukan atlet pengganti, sebab kemampuan atlet tenis meja beregu putri terbilang cukup merata.

"Ada banyak aspek yang harus dipenuhi dalam penilaian, tidak hanya dari dalam tim bisa sama dengan skill Sillir saja, Namun juga secara head to head bisa mengalahkan lawan atau tidak," jelas Khairul.

Ditambahkan Khairul, Selama ini ketiga atlet yang akan menggantikan Sillir telah mengikuti rangkaian kegiatan latihan setiap kali tim tenis meja putri Jatim, baik itu latihan biasa dan ketika try out.

"Ketiganya sekarang selalu mengikuti latihan dan juga kegiatan seperti try out untuk persiapan nantinya bila memang perlu pengganti," ungkapnya.

Meskipun demikian, tim pelatih berharap Sillir bisa secepatnya pulih untuk mempertahankan empat medali emas yang didapat saat pra-PON.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved