Berita Surabaya

Alasan Ada Rapat di Jakarta, Tersangka Kasus Korupsi Bawaslu Jatim Batal Diserahkan Jaksa

Batalnya penyerahan berkas yang sedang ditangani tim Tipikor Polda Jatim karena tiga tersangka sedang mengikuti rapat di Jakarta.

Alasan Ada Rapat di Jakarta, Tersangka Kasus Korupsi Bawaslu Jatim Batal Diserahkan Jaksa
surya/zainuddin
Sekretaris Bawaslu Jatim, Amru saat diperiksa di Kejari Surabaya, Senin (14/9/2015). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Penyerahan tahap II (berkas dan tersangka) dugaan korupsi dana hibah Pemprov Jatim senilai Rp Rp 5,6 miliar batal diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya.

Batalnya penyerahan berkas menyeret komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jatim dan sedang ditangani tim Tipikor Polda Jatim karena tiga tersangka sedang mengikuti rapat di Jakarta.

Adapun ketiga tersangka adalah Sufiyanto, Andreas Pardede, dan Sri Sugeng Pudjiatmoko.

"Dalam panggilan pertama ini, penyidik mendapat surat dari pihak tersangka bahwa mereka mengikuti rapat Pilkada di wilayah Jatim yang lokasinya di Jakarta," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol RP Argo Yuwono, Kamis (19/5/2016).

Ketidakhadiran ketiga tersangka membuat penyidik Tipikor Ditreskrimsus Polda Jatim akan melayangkan panggilan kedua.

"Sesegera mungkin panggilan akan dilayangkan penyidik karena tinggal penyerahan saja," ujar Kombes Argo.

Sedang Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Surabaya, Didik Farkhan Alisyahdi, mengaku siap menerima penyerahan tahap II.

"Saya hanya menunggu penerimaan tahap II saja. Kalau datang sekarang ya langsung kami proses," terangnya.

Ketika disinggung apakah ketiga komisioner Bawaslu akan ditahan setelah diserahkan oleh penyidik?

"Lihat saja nanti. Yang jelas kami menunggu penyerahan," terangnya.

Kuasa hukum ketiga tersangka, Martin Hamonangan saat dihubungi via ponsel terdengar nada sambung tapi tak diangkat.

Polda Jatim tidak menahan tiga tersangka dengan berbagai pertimbangan di antaranya Pilkada di Jatim beberapa waktu lalu.

Perkara dugaan korupsi dana hibah ini penyidik Tipikor Polda Jatim menetapkan tujuh tersangka.

Mereka adalah Ketua Bawaslu Jatim Sufyanto, Sekretaris Amru, Bendaraha Gatot Sugeng Widodo, beserta dua komisioner Bawaslu Andreas Pardede dan Sri Sugeng Pudjiatmiko. Serta dua rekanan Bawaslu, Indriyono, dan Ahmad Kusaini.

Dalam kasus ini, empat tersangka yang sudah ditahan yakni Gatot Sugeng Widodo, Amru, Indriyono dan Ahmad Khusaini. Sedang Sufyanto, Andreas Pardede dan Sri Sugeng tidak ditahan.

Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved