Berita Bojonegoro

Siang ini, Wapres Jusuf Kalla Akan Pimpin Apel Bela Negara di Bojonegoro

"Sesuai rencana Bapak Wapres Jusuf Kalla, dengan pesawat helikopter akan mendarat di lapangan sepak bola SMAN 2," jelas Komandan Kodim 0813 Bojonegoro

Siang ini, Wapres Jusuf Kalla Akan Pimpin Apel Bela Negara di Bojonegoro
antara/widodo s jusuf
Wapres Jusuf Kalla (ketiga kanan) berbincang dengan Kepala Staf Kepresidenan Luhut Binsar Panjaitan (kedua kiri), Menkeu Bambang Brodjonegoro (kiri), Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Ferry Mursyidan Baldan (kedua kanan) dan Mentan Amran Sulaiman (kanan) sebelum memimpin rapat kabinet terbatas di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Kamis (6/8/2015). 

SURYA.co.id | BOJONEGORO - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla, akan memimpin apel bela negara di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang diikuti ribuan warga dari berbagai elemen masyarakat sebagai wujud rasa nasionalisme kecintaan terhadap bangsa dan negara, Selasa (17/5/2016).

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro Soehadi Moelyono, memperkirakan apel bela negara di daerahnya akan diikuti sekitar 15.000 warga dari berbagai elemen masyarakat.

"Sesuai rencana Bapak Wapres Jusuf Kalla, dengan pesawat helikopter akan mendarat di lapangan sepak bola SMAN 2," jelas Komandan Kodim 0813 Bojonegoro Letkol. Kav. Donova Pri Pamungkas.

Ia menambahkan pengamanan apel bela negara melibatkan 1.500 personel gabungan TNI dan Polri. Di lokasi pelaksanaan apel bela negara di Stadion Letjen H. Soedirman, juga dilengkapi dua kendaraan panser dan dua mobil barakuda.

Kepala Dinas Komonukasi dan Informatika (Kominfo) Bojonegoro Kusnandaka Tjatur menjelaskan tema yang diusung dalam apel bela negara yaitu kedaulatan pangan, kedaulatan energi, dan ramah HAM.

Selain itu, revolusi mental, ketahanan bencana, "suistainable development goals" (SDGs) atau pembangunan berkelanjutan dan "open goverment partnership (OGP) atau keterbukaan Pemerintah.

"Tujuh tema itulah yang menjadi dasar bentuk Bojonegoro dalam membela negara," katanya, menegaskan.

Ia memberikan gambaran bahwa Bupati Bojonegoro Suyoto dalam membangun kehidupan yang menjunjung tinggi HAM membutuhkan proses panjang.

"Karena Kabupaten Bojonegoro memiliki sejarah kemiskinan dan konflik cukup panjang, sejak zaman Majapahit hingga sekarang," tuturnya.

Menurut dia, pencapaian daerah ramah HAM, bisa terwujud, karena kebijakan Bupati Bojonegoro Suyoto, yang mendahulukan kepentingan publik.

Selain itu, juga selalu hadir pada dinamika publik, menjaga kepercayaan rakyat dan mitra seperti investor, serta memiliki tradisi belajar bersama.

Sesuai jadwal, dalam apel bela negara di daerah setempat Bupati Bojonegoro Suyoto akan menyerahkan piagam bela negara kepada Wapres Jusuf Kalla.

Selain itu, apel juga diisi berbagai kegiatan, seperti pembacaaan ikrar bela negara yang berisi tujuh tema dalam membela negara oleh elemen masyarakat.

Editor: Yoni
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved