Berita Bangkalan
Terus Alami Kerugian, Penjual Daging di Pasar KLD Bangkalan : Pengunjung Sepi!
Tidak laku karena masih ada Pasar Kasorjan masih ada. Sementara di sini masih banyak lapak tidak ditempati.
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | BANGKALAN - Relokasi pasar induk dari Jalan A Yani ke Jalan Halim Perdana Kusuma pada 2010 silam tenyata masih meninggalkan permasalahan di tingkat para pedagang.
Terutama penjual daging yang mengeluhkan pengunjung sepi hingga dagangannya merugi.
"Tidak laku karena masih ada Pasar Kasorjan masih ada. Sementara di sini masih banyak lapak tidak ditempati," ungkap penjual dagin sapi di Pasar Ki Lemah Duwur (KLD) Suhairiyah (48), Senin (16/5/2016).
Ia mengaku, penjualan daging sapi yang awalnya bisa mencapai 50 kilogram per hari, kini hanya mampu menghabiskan 15 kilogram saja. Itu pun habis dalam waktu tiga hari.
"Senin dan Jumat biasanya sepi. Sekarang malah banyak hutang karena terpaksa menjual daging di bawah harga kulakan," pungkasnya.
Pasar Kasorjan yang berlokasi di Jalan Panglima Suirmann RT 03/RW 04 Kelurahan Demangan Kecamatan Bangkalan merupakan kawasan padat pemukiman.
Pasar kecil itu awalnya hanyalah gugusan dari pasar induk kota yang kini direlokasi menjadi Pasar KLD di Jalan Halim Perdana Kusuma, Kelurahan Mlajah.
"Sekitar tahun 2010 pasar itu baru dikenal. Sebelumnya ya menyatu dengan pasar induk lama," ungkap salah satu sumber kepada SURYA.co.id.
Sementara itu, Kasi Kebersihan Kantor Pengelolaan Pasar Kabupaten Bangkalan, Agus S menyatakan, keberadaan Pasar Kasorjan itu bukan menjadi tanggung jawab pihaknya.
"Namanya pasar kan hanya sebatas sarana. Pembeli mau beli ke mana, apa kata pembeli. Pedagang hanya perlu meningkatkan pelayanan yang bagus," singkatnya.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bangkalan Ram Halili menilai, penertiban Pasar Kasorjan sudah terlambat lantaran pedagang menggunakan rumah pribadinya sebagai lapak.
"Namun kami akan tetap melakukan sosialisasi yang akan kami gelar Rabu lusa di Kantor Kecamatan Kota. Soasialisasinya terkait PKL," ujar Ram Halili.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-bangkalan-pasar-gak-laku_20160516_160213.jpg)