Press Release
Aset Bank Mayora Tumbuh 3,44 persen pada Kuartal Pertama
#Jakarta Setelah melalui kuartal I/2016 dengan cukup bagus, Bank Mayora berharap bisa terus tumbuh hingga akhir tahun.
Penulis: M Taufik | Editor: Adrianus Adhi
SURYA.co.id I JAKARTA - Setelah melalui kuartal I/2016 dengan cukup bagus, Bank Mayora berharap bisa terus tumbuh hingga akhir tahun.
Bank milik produsen food and beverages terbesar di Indonesia, Mayora Grup ini berharap bisa tumbuh di atas pertumbuhan industri.
Direktur Utama Bank Mayora,Irfanto Oeij melalui keterangan tertulisnya menyampaikan, untuk memacu pertumbuhan bisnis, Bank Mayora akan meningkatkan sinergi dengan Mayora Group melalui kerjasama dengan jaringan distributor PT Mayora Indah Tbk yang tersebar luas di seluruh Indonesia.
“Sampai akhir 2016 nanti, kami berharap pertumbuhan kredit dan laba bank bisa berada di atas pertumbuhan industri. Selain itu, perolehan fee based income bank juga meningkat sehingga dapat menopang pendapatan tahun ini," kata Irfanto Oeij.
Menurut Irfanto, kuartal pertama kemarin menjadi awal yang baik bagi Bank Mayora mencapai target kinerja yang diharapkan. Total Aset Bank Mayora mengalami kenaikan 3,44 persen sebesar Rp 5,238 triliun.
Sejalan dengan itu, upaya Bank masuk ke BUKU II (Bank Umum Kelompok Usaha) juga telah terealisasi seiring komitmen para pemegang saham dalam memperkuat modal.
Kinerja positif lainnya, kata dia, tercermin dari kemampuan menjaga sejumlah rasio agar tetap sehat. Pada akhir Maret 2016, posisi capital adequacy ratio (CAR) Bank Mayora berada di level 27,69 persen, return on equity (ROE) sebesar 4,32 persen, dan return on asset (ROA) sebesar 1,15 persen, sementara untuk loan to deposit ratio (LDR) sebesar 89,21 persen.
“Strategi kami berjalan dengan baik. Dari sisi profitabilitas maupun likuditas tetap terjaga di posisi yang aman. Selanjutnya, kami akan mendorong pertumbuhan dana murah khususnya tabungan dengan meningkatkan transaksi dan jumlah nasabah baru melalui program yang menarik. Sampai kuartal pertama tahun ini, tabungan Bank Mayora telah meningkat signifikan, yaitu sebesar 56,63 persen” paparnya.
Pada kuartal pertama kemarin, Bank Mayora mencatatkan laba bersih sebesar Rp 11,236 miliar, atau tumbuh 73,26 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 6,485 miliar. Peningkatan laba bersih ini ditopang oleh penyaluran kredit yang meningkat sebesar 28,97 persen menjadi Rp 3,571 triliun.
“Meski menghadapi tekanan ekonomi yang belum stabil, kami senantiasa menjaga risiko penyaluran kredit dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian sehingga berhasil menekan posisi NPL (non performing loan) hingga di level 2,76 persen,” imbuhnya.
Total dana pihak ketiga Bank Mayora dalam tiga bulan pertama telah mencapai Rp 3,974 triliun, naik 1,34 persen dari posisi yang sama di tahun 2015 sebesar Rp 3,921 T. Untuk komposisi deposito masih mendominasi sebesar 74,24 persen, lalu tabungan 13,24 persen dan Giro 12,52 persen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-bisnis-bank-mayora_20160506_173833.jpg)