Indonesia Soccer Championship

Hadapi Madura United, Arema Cronus Berniat Menebus Luka Lama

#MALANG - Arema Cronus akan menghadapi tim debutan Madura United (MU) di stadion Gelora Bangkalan, Madura, Jumat (6/5/2016).

Hadapi Madura United, Arema Cronus Berniat Menebus Luka Lama
Surya/Dyan Rekohadi
General Manager Arema Cronus perkenalkan pemain asing terbarunya Gustavo, Rabu (20/4/2016) 

SURYA.co.id | MALANG - Arema Cronus akan menghadapi tim debutan Madura United (MU) di stadion Gelora Bangkalan, Madura, Jumat (6/5/2016).

Laga kedua yang juga jadi laga tandang pertama ini menjadi tantangan tersendiri bagi Hamka Hamzah dan kawan-kawan. Laga derby Jatim ini bisa jadi lebih panas mengingat tuan rumah MU kini sudah menjelma menjadi salah satu tim kuat di kancah nasional.

Tim Singo Edan tetap mengincar poin dari kandang lawan. Apalagi gengsi sebagai tim besar Arema hingga saat ini masih memiliki catatan berimbang, pernah sekali menang dan sekali kalah di dua pertemuan.

Di pertemuan pertama 14 Februari lalu Arema menang tipis 2-1 di laga uji coba di Kanjuruhan. Pada pertemuan kedua giliran Singo Edan yang harus mengakui keungulan MU meski pertandingan hanya setengah babak dalam pola trofeo.

Pertemuan terakhir Arema dengan MU sempat menjadi luka tersendiri bagi pelatih Milomir Seslija. Saat itu tim Singo Edan yang berhadapan dengan MU di semifinal turnamen Piala Gubernur Kaltim terjegal oleh MU dalam adu penalti. Milo yang geregetan menggugat pola semifinal trofeo dan menyebut MU sengaja bermain bertahan untuk bisa menang lewat adu penalti.

Kali ini Milo mendapat tantangan untuk membuktikan bahwa timnya memang lebih baik. Milo perlu membuktikan bahwa kekalahan Arema di pertemuan terakhir benar-benar karena faktor sistem pertandingan yang tidak menguntungkan. Kali ini ia memimpin timnya dalam pertandingan penuh sebuah kompetisi.

Hanya saja tantangan yang dihadapi Milo dan Arema kali ini tidak mudah. Arema untuk pertama kalinya bermain di kandang MU. Komposisi tim Arema juga lagi timpang dengan absennya tiga pilar mereka, Cristian Gonzales, Dendi Santoso dan Syaiful Indra. Satu lagi, Arema nampaknya tidak akan mendapat dukungan dari Aremania di laga nanti.

Tim MU yang akan dihadapi juga bukan tim yang dihadapi Arema di dua pertemuan sebelumnya. Komposisi tim dengan jersey khas motif bergaris merah-putih itu sudah mendapat tambahan amunisi baru yang tak kalah hebat.

Pelatih Arema, Milomir menegaskan dirinya dan timnya tidak akan terpengaruh kondisi -kondisi yang disebut tidak menguntungkan itu. Tim Arema disebutnya siap kembali mendapat kemenangan. "Kami tidak takut bertanding di Madura. Kami tahu mereka tim yang kuat, memiliki banyak pemain bagus. Tapi kami tidak takut," tegasnya.

Komposisi baru di tubuh tim susah disiapkan. Milo juga telah mengantisipasi berbagai kemungkinan di lapangan dengan alternatif-alternatif strategi. "Kami sudah mempersiapkan diri. Kami juga susah mempelajari kekuatan dan kelemahan mereka," tambahnya.

Meski pertandingan Arema vs MU ini maaih merupakan pertandingan di minggu kedua kompetisi, tapi gairah persaingan tetap tersaji. Arema dan MU kini sama-sama menempati papan atas klasemen sementara setelah keduanya sama-sama meraih kemenangan di minggu pertama ISC.

Bayu Gatra dan timnya meraih poin sempurna di laga pembukanya ketika tandang ke markas PS TNI dan menang dengan skor 2-1. Sedangkan tom Singo Edan juga masuk papan atas klasemen sementara setelah mampu meraih kemenangan 2-0 atas Persiba. Pertemuan kedua tim nanti akan menjadi persaingan sesungguhnya dua tim kuat Jatim.

Penulis: Dyan Rekohadi
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved