Berita Lamongan
Pendistribusian Naskah Unas SMP di Lamongan Dikawal Ekstra Ketat
“Yo harus dijaga ketat, untuk menjaga kemungkinan,”kata Yanti kepada Surya, Rabu (4/5/2016).
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Yoni
SURYA.co.id | LAMONGAN – Upaya antisipasi terjadinya kebocoran soal Unas tidak hanya dilakukan petugas saat pelaksaan Unas tingkat SMA saja.
Saat pendistribusian naskah Unas Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Lamongan, polisi tetap menjada ekstra ketat seperti yang dilakukan, Rabu (4/5/2016).
Bahkan, saat membuka kunci gembok di tempat penyimpanan naskah di ruang SKJ Mapolres Lamongan, kunci gembok dengan rantai baru itu ada di tangan Kasat Binmas AKP Yanti Bekti Hartini.
Saat membuka pintu yang dirangkap dengan kunci gembok, Yanti dibarengi anggota polres dan petugas Dindik.
Sementara saat sejumlah guru yang mengambil naskah yang akan distribusikan ke sejumlah rayon hingga ke sub rayon harus menjalani pemeriksaan di pintu masuk.
Sementara saat pengambilan naskah di dalam ruang SKH, para guru juga diminta mematuhi aturan yang ditetapkan.
“Yo harus dijaga ketat, untuk menjaga kemungkinan,”kata Yanti kepada Surya, Rabu (4/5/2016).
Begitu juga dengan barang bawaan para pengambil naskah, diantaranya ada tas serta beberapa ponsel harus diletakkan di atas meja di luar gedung yang sudah disediakan pihak polres.
Tak satupun guru yang merasa keberatan dengan aturan ketat yang diberlakukan petugas keamanan ini.
Mereka dengan tanpa menggerutu meletakkan barang bawaannya di atas meja. Bahkan ada yang membuat lelucon sembari sedikit mengangkat kaos yang dipakainya dari bawah.
”Lho pak kami tidak bawa apa – apa,”canda seorang guru kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).
Para guru menyadari akan aturan yang benar – benar ekstra ketat saat pengambilan naskah di polres yang akan diditribusikan.
Pasalnya, Lamongan pernah menjadi cerita menghebohkan ketika ada kasus bocornya naskah Unas SMA.
Cerita lama ini juga tidak ingin terulang lagi saat digelarnya Unas SMP minggu depan maupun SMA kemarin.
Para guru yang mengambil naskah Unas SMP hari ini diwajibkan membubuhkan tanda tangan dan nama terang, serta asal rayon.
Ini dimaksudkan untuk pertanggungjawaban dan mempermudah pengecekan siapa – siapa saja yang terlibat saat pengambilan naskah yang saat didistribusikan.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-lamongan-naskah-unas-smp-dijaga-ketat_20160504_162823.jpg)