Grup Musik Perancis Kolaborasi dengan Musik Sunda, Begini Hasilnya
#Surabaya - Doulce Mémoire, grup musik asal Perancis berkolaborasi dengan musik Sunda. Hasilnya seperti ini
Penulis: Achmad Pramudito | Editor: Adrianus Adhi
SURYA.co.id I SURABAYA - Doulce Mémoire, grup musik asal Perancis ini hanya punya waktu empat hari untuk adaptasi terhadap warna musik Sunda.
"Kami memang tak cukup punya waktu untuk latihan bersama. Tapi karena karakter musik Perancis dan Sunda ‘sewarna’ jadi tak terlalu sulit untuk bermain bersama,” ungkap Hendrawati Ashworth, Selasa (3/5/2016).
Penembang asal Bandung ini bersama dua musisi lainnya dari Indonesia akan membawakan lagu Perancis berjudul Je Vivray Liement dan Douce Dama Jolie.
Selain dua komposisi Prancis, yang akan disajikan dalam format kolaborasi adalah tembang tradisional Sunda bertajuk Sekar Manis dan Lokatmala.
Lagu-lagu itu disajikan untuk penikmat musik Surabaya di Ballroom Snow White Jayanata Beauty Plaza, Selasa (3/5) malam.
Total ada 16 repertoar yang disajikan para musisi dua negara ini semalam, termasuk empat lagu yang mereka mainkan bersama-sama.
"Yang paling sulit tentu nyanyikan dengan lirik Perancis. Karena bahasa Perancis sangat beda dengan Spanyol atau bahkan bahasa Inggris,” tutur wanita yang menikah dengan pria asal Inggris ini.
Kolaborasi Doulce Memoire dan Hendrawati Ashworth, maestro musik Sunda ini sekaligus menjadi acara perdana yang membuka Festival Printemps Francais 2016 yang bakal digeber selama sebulan penuh.
Rangkaian acara menarik lainnya adalah pertunjukan Wayang Layang Kolaborasi Perancis-Indonesia di Taman Budaya Jawa Timur, Rabu (4/5/2016) malam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-surabaya-grup-musik-asal-perancis-doulce-memoire-kolaborasi-sunda_20160503_221228.jpg)