Berita Bangkalan Madura

Satu Peleton TNI Benahi Rumah Warga Bangkalan Terdampak Puting Beliung

"Mayoritas tidak berpenghuni karena pemiliknya berdomisili dan bekerja di Jakarta," terangnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Satu Peleton TNI  Benahi Rumah Warga Bangkalan Terdampak Puting Beliung
surya/Ahmad Faisol
Anggota Kodim 0829 memperbaiki genteng rumah warga terdampak musibah angin puting beliung di Desa Perreng Kecamatan Burneh, Minggu (1/5/2016). 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Kodim 0829 Bangkalan menurunkan satu peleton atau setara 30 personel ke rumah-rumah terdampak angin puting beliung di Desa Perreng, Kecamatan Burneh, Minggu (1/5/2016).

Perwira Siaga Kapten Kav Handre Tjahjo mengatakan, kegiatan Karya Bhakti tersebut menyasar 27 rumah yang mayoritas mengalami kerusakan pada bagian genteng.

"Genteng-genteng yang pecah dan jatuh karena musibah angin puting beliung kami ganti. Sementara rumah yang tidak ada penghuninya, belum kami lakukan perbaikan," ungkap perwira yang juga menjabat sebagai Danramil 08 Tragah itu kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Kepala Desa Perreng Fauzi mengatakan, dari puluhan rumah terdampak angin puting beliung, terdata lima rumah dengan kondisi paling parah.

"Mayoritas tidak berpenghuni karena pemiliknya berdomisili dan bekerja di Jakarta," terangnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah kawasan di Kabupaten Bangkalan pada Jumat (29/4/2016) petang. Akibatnya, rumah-rumah di Desa Perreng yang berlokasi di kawasan terbuka atau dikelilingi lahan persawahan mengalami kerusakan.

Kades Fauzi mengatakan, kejadian tersebut baru kali ini menimpa Desa Perreng. Angin bertiup kencang dari arah barat ke timur. Kemudian secara mendadak, angin berbelok ke arah utara.

"Andaikan angin terus bergerak ke timur, habislah karena semakin padat rumah warga. Beruntung angin mendadak belok ke utara," pungasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan WH Hidayat menyatakan, pihaknya sudah menerima data rumah-rumah terdampak angin puting beliung dari pihak Kecamatan Burneh.

"Kami mengimbau warga tetap waspada lantaran BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) memperpanjang status darurat bencana hingga akhir Mei," singkatnya.

Selain Kecamatan Burneh, BPBD Bangkalan menetapkan empat kecamatan lainnya rawan bencana angin puting beliung. Seperti Kecamatan Kamal, Socah, Kota, dan Tanah Merah.

Sementara kawasan rawan bencana longsor terletak di Kecamatan Konang, Geger, dan Galis. Adapun rawan bencana banjir terletak di Kecamatan Kota, Blega, dan Arosbaya.

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved