Breaking News:

Berita Surabaya

Tak Ada Lagi Perwira Gondrong, Takdir Mattanete Jadi Kapolres Perak

“Nanti ada seremonial khusus untuk memotong rambut Pak Kasat (Takdir, red.),” kata Manang, Jumat (29/4/2016).

Penulis: Zainuddin | Editor: Parmin
surya/zainuddin
Penampilan Takdir Matanette (kanan) dengan rambut gongrongnya dalam sebuah aktivitas, Minggu (16/8/2015). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tidak ada perwira gondrong di lingkungan Polda Jatim dan jajarannya.

AKBP Takdir Mattanete yang sering tampil gondrong dipastikan akan cukur rambut.
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya ini promosi menjadi Kapolres Tanjung Perak.

Penampilan sebagai kapolres pasti berbeda dengan penampilan di lapangan sebagai anggota serse.

Selama menjabat sebagai Kasatreskrim, Takdir selalu tampil gondrong. Takdir sempat potong rambut pendek saat pelantikan menjadi Kasatreskrim menggantikan AKBP Sumaryono. Sejak saat itu Takdir selalu tampil gondrong.

Kabar promosi Takdir juga disambut gembira anggota. Wakasatreskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Manang Soebeti mengaku sudah menyiapkan gunting untuk memotong rambut Takdir.

Makanya setiap kali turun telegram rahasia (TR) baru, Manang juga memelototi TR tersebut.

“Nanti ada seremonial khusus untuk memotong rambut Pak Kasat (Takdir, red.),” kata Manang, Jumat (29/4/2016).

Takdir juga mengakui potong rambut termasuk program pribadinya saat promosi menjadi kapolres. Dia pun berjanji akan memenuhi program pribadi tersebut. Tapi Takdir belum dapat memastikan kapan akan potong rambut.

“(Potong rambut, red.) itu pasti. Tunggu saja,” kata Takdir.

Takdir mendapat informasi keluarnya TR pada Kamis (28/4/2016) malam. Setelah memastikan namanya muncul dalam TR tersebut, perwira asal Makassar ini langsung mempersiapkan mental mengemban amanat baru.

Takdir mengaku tidak mudah menggantikan sosok kapolres seperti AKBP Arnapi.
Takdir menilai Arnapi memiliki kredibelitas sebagai pimpinan. Dia mencontohkan saat Polres Tanjung Perak berhasil mengamankan eksekusi PT Cinderella Villa Indonesia.

“Saya berharap bisa mengimbangi keberhasilan kapolres sebelumnya,” tambahnya.

Bukan hanya Polres Tanjung Perak yang mengalami mutasi. Dalam delapan TR tertanggal 28 April 2016, Mabes Polri juga mengganti 21 kapolres di Jatim lainnya.
Polres yang mengalami perombakan tersebut adalah Polres Ponorogo, Polres Pamekasan, Polres Pacitan, Polres Probolinggo, Polres Malang, Polres Madiun Kota, Polres Gresik, Polres Tuban, Polres Magetan, Polres Bangkalan, Polres Mojokerto, dan Polres Banyuwangi.

Polres Sampang, Polres Bondowoso, Polres Jombang, Polres Lumajang, Polres Pasuruan, Polres Madiun, Polres Probolinggo Kota, Polres Tanjung Perak, Polres Lamongan, dan Polres Bojonegoro juga berganti wajah kapolres-nya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved