Berita Situbondo
Sering Terjadi Kecelakaan, Massa Desak Median Jalan di Asembagus Dibongkar
"Sejak satu ini sudah ada tiga kali kecelakaan dan tiga korban meninggal dunia," ujar Agus Sodukepada Surya (TRIBUNnews.com Network).
Penulis: Izi Hartono | Editor: Yoni
SURYA.co.id | SITUBONDO - Puluhan warga Asembagus,Situbondo melakukan aksi unjuk rasa, Rabu (16/04/2016).
Puluhan warga yang mengatasnamakan Forum Peduli Lintas (Formalitas) itu, menuntut dan mendesak Pemerintah Kabupaten Situbondo untuk membongkar median jalan di sepanjang jalan Raya Pantura Kecamatan Asembagus.
Hal itu disebabkan, median jalan kerap membuat kecelakaan hingga menelan kobrna jiwa.
Dalam aksinya, puluhan massa melakukan aksi long march sepanjang jalan raya, dari depan kantor Kecamatan Asembagus.
"Sejak satu ini sudah ada tiga kali kecelakaan dan tiga korban meninggal dunia," ujar Agus Sodukepada Surya (TRIBUNnews.com Network).
Agus menjelaskan, adanya media jalan raya di Kecamatan Asembagus dianggap kurang matang. Hal ini disebabkan jalan raya semakin sempit.
"Kalau dihitung selama satu bulan, sudah ada 27 kasus kecelakaan lalu lintas. Bahkan sejak ada pembatas jalan arus lalu lintas sering macet," jelasnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).
Untuk itu, kata Agus, dirinya akan memberikan waktu selama satu minggu agar pemerintah daerah membongkar pembatas jalan itu.
"Jika tidak dibongkar, maka warga yang akan membongkar sendiri," katanya.
Sementara itu, Kepala Unit Lalu Lintas Asembagus, Ipda Suratman membenarkan sering terjadinya kecelakaan setelah adanya pembatas jalan raya itu.
Menurutnya, saat ini di sepanjang jalan raya Asembagus belum layak untuk dibangun median jalan karena jalannya sempit dan kurang lebar.
"Ada sisi positif dan negatinya pembangunan median jalan itu, sisi negatinya kecelakaan sering terjadi dan positifnya penyeberang jalan tidak takut," pungkasnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-situbondo-warga-protes-median-jalan_20160427_135827.jpg)