Rabu, 8 April 2026

Berita Unik

Lihat, Desa yang Sangat Luas Ini Hanya Dihuni Seorang Pria dan Domba Peliharaannya

Pria ini sehari-hari menghabiskan sebagian besar waktunya untuk merawat domba-dombanya dan mengambil air untuk kebutuhan hidupnya.

Editor: Rahadian Bagus Priambodo
shanghaiist
Liu Sheng Jia, satu-satunya penduduk yang tinggal di desa Xuen Shanshe, Provinsi Gansu, Tiongkok. 

SURYA.co.id|GANSU - Tiongkok memiliki penduduk lebi dari 1,3 miliar orang. Sebagian orang pasti membayangkan negara Tiongkok sangatlah padat dan sesak. Namun, ternyata tidak.

Masih ada banyak lahan kosong di Tiongkok, hingga memungkinkan seorang bisa tinggal sendirian di sebuah desa yang sangat luas. Seperti yang dijalani oleh seorang pria bernama Liu Sheng Jia.

hh

Dia merupakan satu-satunya penduduk desa Xuen Shanshe, Provinsi Gansu, Tiongkok. Tetangganya banyak yang memilih pindah tempat, namun ada juga beberapa yang telah meninggal dunia. Kini, Liu Sheng Jia hidup sendirian ditemani dimba peliharaannya.

Dilansir dari shanghaiist.com, Liu telah hidup sendirian di desa tersebut sekitar 10 tahun. Dia mengatakan, tetangga dan warga lain di desanya memilih meninggalkan tempat itu karena kelangkaan sumber daya.

hhh

Akan tetapi, dia memilih untuk tetap tinggal dan merawat ibunya yang sudah tua saat itu. Setelah ibunya meninggal, dia hidup hanya ditemani dombanya.

Liu menghabiskan sebagian besar waktunya untuk merawat domba-dombanya.

gg

Terkadang dia harus melakukan perjalanan yang cukup jauh untuk mendapatkan air dan membawanya ke rumahnya.

Sementara untuk dapat membeli bahan makanan, harus menempuh perjalanan bermil-mil jaraknya. Sehingga ia memilih untuk bertahan hidup dengan sumber makanan yang ada di sekitarnya.

Secara umum, dia mengaku senang dengan hidupnya yang damai bersama domba-dombanya. Kehidupan Liu tidak terlalu primitif seperti yang dibayangkan.

hh

Di bagian dalam rumahnya ada dua tempat tidur, dan juga lampu. Liu juga mempunyai ponsel.

"Bertahhhhan di sini bukan masalah bagi saya, tapi saya sebenarnya lebih suka pindah ke daerah yang lebih padat penduduknya, ketika saatnya tiba," katanya. (shanghaiist)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved