Breaking News:

Berita Foto

GALERI FOTO - Puluhan Burung Langka Indonesia Dimasukkan ke dalam Botol, Lalu Begini 'Nasib' Mereka

#Surabaya - Inilah foto-foto yang memperlihatkan cara penyelundup burung langka di Indonesia.

Penulis: Ahmad Zaimul Haq | Editor: Adrianus Adhi
SURYA.co.id/Ahmad Zaimul Haq
PENYELUNDUPAN BURUNG - Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak berhasil menggagalkan penyelundupan satwa dilindungi berupa seekor burung cenderawasih kepala biru, tiga ekor burung julang emas, tiga ekor burung cenderawasih ekor panjang, enam ekor burung kakak tua jambul kuning, 10 ekor burung kakak tua hijau, dan 11 ekor kakak tua merah dari atas kapal KM. Gunung Dempo dari Sorong, Papua dengan tujuan Jakarta yang transit di Surabaya dari tangan dua tersangka berinisial CA dan SL, Kamis (21/4/2016). 

SURYA.co.id I SURABAYA - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menggagalkan penyelundupan 34 ekor burung yang dilindungi.

Burung-burung tersebut terdiri dari 1 ekor burung Cendrawasih kepala biru, 3 ekor burung Julang Mas, 3 ekor Cendrawasih ekor panjang, 6 ekor Kakak Tua jambul kuning, 10 ekor Kakak Tua hijau dan 11 ekor Kakak Tua merah.

Sayangnya, dari 34 ekor burung tersebut, ada 8 ekor burung yang mati. Diduga burung ini mati karena kehabisan oksigen saat dibawa dari Sorong Papua.

Burung-burung tersebut diselundupkan oleh tersangka CA, 25, warga Wonokusumo Lor, Surabaya.

Caranya, burung-burung ini dimasukkan ke dalam botol air mineral sebelum dibungkus oleh kardus besar.

a

Selain CA yang tertangkap membawa burung dari Papua ini, polisi juga berhasil menangkap SL, 32, warga dusun Sabungan Timur desa Ombul kecamatan Kedundung Sampang Madura.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Arnapi mengatakan pihaknya berhasil menggagalkan penjualan burung yang dilindungi negara tersebut berdasarkan informasi yang didapat dari masyarakat.

"Infonya, KM Gunung Dempo dari Sorong Papua tujuan Jakarta yang transit di Perak Surabaya pada 20 April membawa puluhan burung yang dilindungi oleh negara.

Saat kami grebek pada pukul 03.00 WIB memang benar ditemukan hewan tersebut dan berhasil ditangkap dua tersangka," kata AKBP Arnapi saat rilis di mako Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Kamis (21/4/2016).

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved