Breaking News:

Berita Tuban

Selama 29 Tahun, Yasin Budidaya Belimbing Tasikmadu di Tuban

#TUBAN - Pria yang sudah menggeluti pembudidayaan tanaman belimbing sejak 1986 itu, menunggu waktu sebulan untuk menanennya kembali.

Penulis: Iksan Fauzi | Editor: Yuli
SURYA/Iksan Fauzi
BUDIDAYA - Yasin Muhammad Djais memperlihatkan buah belimbing yang siap dipanen di kebunnya, Sabtu (16/4/2016). 

SURYA.co.id | TUBAN - Hari ini adalah hari terakhir Yasin Muhammad Djais (50) memanen buah belimbing miliknya di lahan sekitar 15 hektare di Desa Tasikmadu, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban.

Pria yang sudah menggeluti pembudidayaan tanaman belimbing sejak 1986 itu, menunggu waktu sebulan untuk menanennya kembali.

Yasin adalah salah satu pembudidaya tanaman belimbing di desa itu. Sudah 29 tahun ini, dia menggelutinya. Di kebun penuh tanaman belimbing itu, Yasin memilah buah belimbing yang akan dipetiknya. Rata-rata, buah belimbing yang dipanennya berukuran sekepal tangan orang dewasa.

“Hari ini terakhir panen. Ada panen lagi bulan depan,” kata Yasin kepada SURYA.co.id, Sabtu (16/4/2016) sore.

Belimbing yang dibudidayakan Yasin dikenal dengan sebutan belimbing Tasikmadu, sama dengan nama desa tempat tanaman itu tumbuh. Buah belimbing Tasikmadu memiliki kekhasan sendiri dibanding belimbing dari daerah lain, selain rasanya manis, berkulit tebal, tekstur dagingnya juga lembut.

Sejak tahun 1990-an, Desa Tasikmadu sudah menjadi sentra penghasil buah belimbing. Hal itu tak lepas dari peran Yasin dan para pembudidaya belimbing lainnya. Sebelum tanaman belimbing tumbuh subur seperti saat ini, warga desa kebanyakan menananminya dengan tanaman kacang dan jagung karena lahannya gersang.

Para petani kemudian beralih menanam tanaman belimbing karena lebih menguntungkan dibanding tanaman kacang dan jagung karena seringkali mengalami gagal panen. Banyaknya pembudidaya belimbing membuat lahan untuk tanaman itu meluas. Hingga saat ini, tercatat luas lahan perkebunan belimbing di Desa Tasikmadu lebih dari lima puluh hektar.

Menurut Yasin, perawatan pohon belimbing Tasikmadu tidak terlalu sulit. Pohon belimbing itu hanya membutuhkan siraman air secara rutin. Pemeliharaannya pohonnya juga mudah. Yasin hanya memangkas dahan dan daun secara berkala. Untuk pemupukan dilakukan setelah panen saja.

“Buah ini bisa saya panen empat kali dalam setahun,” katanya.

Sekali panen, Yasin bisa menadapatkan dua ton buah belimbing. Buah itu kemudian dijual di sekitar pasar di Kabupaten Tuban dan sebagian diambil oleh pedagang dari sekitaran Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Harga jual belimbing itu pun lumayan mahal. Kata Yasin, harga jual belimbing dari petani berkisar sekitar Rp 10.000 sampai Rp 15.000 per kilogram.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved