Berita Foto

Sudah Setahun, Mahasiswa Ini Ajarkan Ilmu di Tengah Kuburan, Muridnya Bayar Pakai Sampah

Beratapkan pohon besar dan beralaskan selembar tenda berwarna biru yang digelar di tengah makam,tampak belasan anak sedang asyik belajar bersama.

Sudah Setahun, Mahasiswa Ini Ajarkan Ilmu di Tengah Kuburan, Muridnya Bayar Pakai Sampah - les-basa-1_20160415_232036.jpg
surya/rahadian bagus priambodo
Sejumlah anak-anak di Dukuh Ngrowo Rejo, Desa Ngrowo, Kabupaten Bojonegoro sedang belajar di tengah Pemakaman Kristen Ngrowo Rejo, Minggu (10/4/2016). Mereka mengikuti les gratis yang digagas Ridwan Agung Asmaka, pemuda setempat.
Sudah Setahun, Mahasiswa Ini Ajarkan Ilmu di Tengah Kuburan, Muridnya Bayar Pakai Sampah - les-basa-3_20160415_234912.jpg
surya/rahadian bagus priambodo
Sejumlah anak-anak di Dukuh Ngrowo Rejo, Desa Ngrowo, Kabupaten Bojonegoro sedang belajar di tengah Pemakaman Kristen Ngrowo Rejo, Minggu (10/4/2016). Mereka mengikuti les gratis yang digagas Ridwan Agung Asmaka, pemuda setempat.
Sudah Setahun, Mahasiswa Ini Ajarkan Ilmu di Tengah Kuburan, Muridnya Bayar Pakai Sampah - les-basa-10_20160416_212559.jpg
surya.co.id / Rahadian Bagus Priambodo
Sejumlah anak-anak di Dukuh Ngrowo Rejo, Desa Ngrowo, Kabupaten Bojonegoro sedang belajar di tengah Pemakaman Kristen Ngrowo Rejo, Minggu (10/4/2016). Mereka mengikuti les gratis yang digagas Ridwan Agung Asmaka, pemuda setempat.
Sudah Setahun, Mahasiswa Ini Ajarkan Ilmu di Tengah Kuburan, Muridnya Bayar Pakai Sampah - les-basa-6_20160415_235548.jpg
surya/rahadian bagus priambodo
Sejumlah anak-anak di Dukuh Ngrowo Rejo, Desa Ngrowo, Kabupaten Bojonegoro sedang belajar di tengah Pemakaman Kristen Ngrowo Rejo, Minggu (10/4/2016). Mereka mengikuti les gratis yang digagas Ridwan Agung Asmaka, pemuda setempat.
Sudah Setahun, Mahasiswa Ini Ajarkan Ilmu di Tengah Kuburan, Muridnya Bayar Pakai Sampah - les-basa-8_20160416_000557.jpg
surya/rahadian bagus priambodo
Sejumlah anak-anak di Dukuh Ngrowo Rejo, Desa Ngrowo, Kabupaten Bojonegoro sedang belajar di tengah Pemakaman Kristen Ngrowo Rejo, Minggu (10/4/2016). Mereka mengikuti les gratis yang digagas Ridwan Agung Asmaka, pemuda setempat.

Namun, bukan itu saja alasan Agung memberikan les gratis atau mengajak anak-anak ini belajar besama. Anak bungsu dari tiga orang bersaudara ini tidak ingin anak-anak ini salah bergaul dan kurang mendapatkan perhatian.

Meski kegiatan les gratis hanya dilakukan seminggu sekali, namun setidaknya ada sedikit ilmu yang bisa ia bagikan kepada para generasi penerus bangsa ini.

Agung mengatakan, pada awal-awal kegiatan les gratis dilakukan seminggu dua kali. Namun, kini ia ubah menjadi seminggu sekali setiap hari minggu.

vv

"Dulunya seminggu tiga kali, setiap sore. Tapi sekarang seminggu sekali setiap hari Minggu," kata anak dari pasangan Maskun (58) dan Subianti (53) ini.

Saat ini, Agung mengaku harus bekerja paro waktu untuk membiayai kuliahnya. Setiap hari pada sore hari dia harus memberikan les privat kepada sejumlah anak. Malam harinya, ia juga memberi tambahan les mengaji kepada anak-anak.

"Makanya Les Basa sekarang jadi seminggu sekali, sebab saya sekarang juga harus mengajar les privat untuk biaya kuliah," tambahnya.

Dia menyebut les gratis tersebut "Les Basa" yang artinya Les Bayar Sampah. Sesuai namanya, anak-anak yang ikut les tersebut harus membawa botol bekas untuk membayar biaya les.

fff

"Suka rela saja, tidak ditentukan jumlahnya. Nanti botol-botol itu saya kumpulkan lalu saya jual dan uangnya untuk membeli kebutuhan belajar bagi mereka. Pensil, spidol, dan alat-alat tulis lain," katanya.

Halaman
1234
Penulis: Rahadian Bagus Priambodo
Editor: Rahadian Bagus Priambodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved