Kecelakaan Maut KA vs Innova

Sehari Sebelum Kejadian, Dewan Ingin Ketemu Dirjen Perkeretaapian, tapi Mereka Kecewa, Mengapa?

"Tapi kami kecewa. Yang bersangkutan (Hermanto) tidak menemui kami, malah stafnya saja."

Sehari Sebelum Kejadian, Dewan Ingin Ketemu Dirjen Perkeretaapian, tapi Mereka Kecewa, Mengapa?
surya/irwan syairwan
Sejumlah anggota Komisi C DPRD Sidoarjo, Jumat (15/4/2016) sidak lokasi terjadinya kecelakaan maut KA vs Innova. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Kejadian tewasnya keluarga Dokter Hari Kushartono yang tertabrak kereta di Perlintasan Desa Gilang, Rabu (13/4/2026), ternyata menjadi salah satu kekhawatiran anggota Dewan Sidoarjo.

Bahkan, sehari sebelum kejadian tersebut, Komisi C ke Kantor Dirjen Perkeretaapian, Hermanto Dwiatmoko, di Jakarta untuk membahas palang pintu perlintasan di wilayah Sidoarjo.

Hal itu diungkap Ketua Komisi C, Amir Aslichin, saat sidak di TKP tewasnya Dokter Hari, Jumat (15/4/2016).

Aslichin mengatakan pihaknya ingin bertemu Hermanto karena khawatir dengan banyaknya perlintasan kereta yang tak memiliki penjaga di Sidoarjo.

"Tapi kami kecewa. Yang bersangkutan (Hermanto) tidak menemui kami, malah stafnya saja. Percuma, karena stafnya itu tak bisa mengambil keputusan," tandas Aslichin.

Menurutnya, kejadian tewasnya keluarga Dokter Hari sangat mungkin terjadi lagi jika tak ada perubahan terkait pengelolaan perlintasan KA.

Aslichin menyatakan selama ini pihaknya selalu sulit untuk berkoordinasi dengan Dirjen Perkeretaapin maupun PT KAI. Dicontohkan, untuk pemanfaatan lahan
perlintasan KA di Krian, dari Pemkab Sidoarjo sudah mengajukan izin.

Namun, sampai sekarang belum ada kepastian, bahkan pengajuan pembukaan pagar perlintasan KA Krian untuk jalan itu sudah diajukan beberapa tahun lalu.

"Sebenarnya, dari kami siap untuk sharing terkait pengelolaan perlintasan KA yang ada di Sidoarjo. Tapi entah mengapa selalu sulit," tegasnya.

Anggota Komisi C yang lain, Tarkit Erdianto, meminta semua perlintasan kereta dijaga 24 jam penuh, baik itu perlintasan besar, maupun kecil.

Halaman
12
Penulis: Irwan Syairwan
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved