PON Jabar 2016
Jelang PON 2016, Bambang Wijanarko Cs Gelar Latihan di Indramayu
#Surabaya - Para atlet selancar angin Jawa Timur akan bertolak ke Indramayu, Jawa Barat, pada Juli 2016.
Penulis: Eben Haezer Panca | Editor: Adrianus Adhi
SURYA.co.id I SURABAYA - Para atlet selancar angin Jawa Timur akan bertolak ke Indramayu, Jawa Barat, pada Juli 2016.
Di kabupaten yang akan menjadi venue Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016 tersebut, mereka akan mencoba merasakan kecepatan angin yang berbeda dengan kecepatan angin di Kenjeran, tempat mereka selama ini berlatih.
Bambang Wijanarko, pelatih Puslatda Selancar Angin Jawa Timur, mengungkapkan bahwa keberangkatan ke Indramayu adalah dalam rangka training camp menjelang perhelatan PON XIX pada September 2016 mendatang.
Di sana para atlet bakal menjalani penyesuaian dengan kecepatan angin.
“Saya sudah mengajukan bulan Juli atau setelah puasa. Mungkin selama dua minggu atau satu bulan,” ujar Bambang, Jumat (15/4/2016).
“Kami harus latihan di sana karena karena anginnya tidak menentu, tetapi cenderung lebih kencang daripada di Kenjeran,”sambungnya.
Di sisi lain, Bambang juga mengakui bahwa keunggulan para atlet Jawa Timur sebenarnya ada dalam situasi angin yang relatif ringan. Sementara rival terberat mereka, Bali, lebih unggul dalam situasi angin yang cukup besar.
“Bali masih kompetitor utama kami. Kalau kemampuan, sebenarnya seimbang tetapi beda di angin saja. Kami kalau angin bisa menang dengan mudah. Sebaliknya kalau angin besar, harus berjuang lebih berat agar bisa menang,” ungkapnya
Selain training camp ke Indramayu, pengurus selancar angin Jawa Timur juga sedang menyusun rencana try out ke luar negeri. Namun demikian, sampai kini belum bisa dipastikan kejuaraan apa yang bakal diikuti,
“Kami tentu akan ikut. Sementara saat ini masih sedang kita lihat kejuaraan-kejuaraan yang ada,” lanjut dia.
Di PON XIX, selancar angin Jawa Timur mendapat target tiga emas dari KONI Jatim. Target ini dibuat berdasarkan perolehan mereka dalam Pra PON sebelumnya di mana mereka berhasil mendulang dua emas dan lima perak
