Senin, 1 Juni 2026

Film

Hifdzi Khoir Biasa Berbahasa Thailand Utara, Dipaksa Berbahasa Thailand Selatan

Biasa Pakai Bahasa Thailand Utara Dipaksa Gunakan Thailand Selatan

Tayang:
Penulis: Achmad Pramudito | Editor: Yuli
achmad pramudito
Hifdzi Khoir, bintang film Get Up Stand Up saat jumpa fans di KFC Adityawarman, Surabaya, Kamis (14/4/2016) malam. 

SURYA.co.id | SURABAYA - “Tantangan paling berat di film ini adalah saya harus berdialog dalam bahasa Thailand.” Ucapan serius ini disampaikan oleh Hifdzi Khoir, bintang film Get Up Stand Up saat jumpa fans di KFC Adityawarman, Surabaya, Kamis (14/4/2016) malam.

Bukannya Hifdzi biasa membawakan bahasa Thailand dalam lawakannya?

“Masalahnya selama ini saya selalu pakai bahasa Thailand Utara. Nah di film ini saya harus pakai bahasa Thailand Selatan. Jadi belum sempat belajar!”

Jawaban ini kontan memicu gelak tawa pengunjung resto cepat saji yang saat itu didominasi anak muda. “Tapi, jujur saya memang suka lihat film-film Thailand. Itu yang bikin saya ingin bawakan dialog bahasa Thailand,” imbuhnya.

Suasana jumpa fans di KFC Adityawarman yang dimulai sekitar pukul 20.00 ini dipenuhi pengunjung yang penasaran ingin bertemu langsung para comedian stand up.

“Saya selama ini hanya melihat mereka di TV. Ini kesempatan bisa lihat dan tanya jawab dengan mereka,” cetus Gandung, mahasiswa sebuah perguruan tinggi yang duduk bergerombol bersama teman-teman sekampusnya.

Hujan deras yang mengguyur kawasan Jl Adityawarman tak menyurutkan anak muda ini bertahan di teras resto cepat saji itu. Bahkan yang semula berada di dalam pun ikutan keluar begitu dua bintang film ini datang dari acara nonton bareng di Studio 21 Tunjungan Plaza.

Beda pula komentar Wira. Cowok bercambang ini mengaku, bagian paling sulit saat main film garapan sutradara Teeezar Sjamsuddin ini adalah setiap pemain harus memperhatikan skenario.

“Jadi kami harus memperhatikan dialog lawan main, nggak boleh lepas. Padahal kami biasanya bicara lepas gitu aja,” tuturnya.

Sebelum bertemu penggemar di KFC Adityawarman, rangkaian promo fim Get Up Stand Up ini diawali kegiatan di ITS. Kompas TV mengusung sejumlah program acaranya di Kompas Kampus siang hari itu.

Setelah menggelar talkshow di ITS, rombongan melaju ke radio EBS dan menggelar acara nobar di Studio Tunjungan Plaza. “Saya sudah nonton tiga kali tapi kok masih tetap ketawa aja.

Skenarionya bener-bener kuat film ini,” begitu komentar Aryo salah seorang penonton yang ikutan nobar di Studio 21 TP.

Sementara Argalaras, produser Get Up Stand Up mengaku bagian tersulit dari proses pembuatan adalah menggabungkan 25 komikus. “Karena masing-masing punya ide-ide bagus yang diharap bisa makin membuat film ini laris,” tegasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved