Kecelakaan Maut KA vs Innova

4 Orang Sekeluarga Tertabrak Kereta Api, Mungkin Akibat Dokter Hari Kelelahan

#SURABAYA - Empat jenazah berjajar di ruang tamu, sembari dibacakan ayat suci Alquran dari para tamu yang terus berdatangan.

4 Orang Sekeluarga Tertabrak Kereta Api, Mungkin Akibat Dokter Hari Kelelahan
surya/rorry nurmawati
Seorang kerabat Dokter Hari Kushartono SpA sedang mendoakan almarhum di akam Karang Tembok Jalan Sawah, Surabaya, Kamis (14/4/2016). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Susana duka menyelimuti rumah dr Hari Kushartono di Jalan Sumber Mulyo, Kelurahan Gundi, Bubutan, Surabaya, Rabu (13/4/2016).

Isak tangis keluarga langsung tedengar saat memasuki rumah yang selama ini di tempati orangtua dr Hari Kushartono.

Empat jenazah berjajar di ruang tamu, sembari dibacakan ayat suci Alquran dari para tamu yang terus berdatangan.

Duka mendalam ini dirasakan seluruh keluarga besar dokter spesialis anak konsultan ini.

Bagaimana tidak, keluarga harus mendapati kenyataan bahwa dr Hari Kushartono pulang hanya tinggal nama.

Hari Kushartono merupakan korban keganasan perlintasan kereta api (KA) tanpa palang pintu di Perumahan Griyo Taman Asri, Kecamatan Taman, Sidoarjo, Rabu sekitar pukul 23.00.

Tiga korban lainnya adalah Yurnalis (48), istri dr Hari, dan dua keponakannya yakni Luluk (12) dan Fadri (11).

Keempat korban meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan dua anak kandung dr Hari, Andita Eta Palupi (22) dan Bimo Dwi Jatmiko masih dalam perawatan di RS Dr Soetomo Surabaya.

Sosoknya yang dermawan sangat melekat jelas di keluarga, terutama bagi Wahyono Gatot Sadewo (40), adik dr Hari Kushartono.

Saat ditemui SURYA.co.id di pemakaman Karang Tembok Jalan Sawahan, Gatot sedikit menceritakan kisah sukses dr Hari yang penuh lika liku kehidupan.

Halaman
12
Penulis: Rorry Nurwawati
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved