Berita Jombang
Dalam Rangka Paskah, Jemaat GKI Jombang Gelar Pengobatan Gratis di Pesantren
"Kita ingin membantu masyarakat di bidang kesehatan. Meskipun apa yang kami berikan sangat sedikit, tetapi kami tulus melayani."
Penulis: Sutono | Editor: Parmin
SURYA.co.id | JOMBANG - Puluhan jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jombang dan jaringan Gusdurian menggelar bakti sosial kesehatan gratis di Pondok Pesantren Darul Ulum, Kepuhdoko, Kecamatan Tembelang, Jombang, Senin (11/04/2016).
Kegiatan itu digelar dalam rangka perayaan Paskah. Ratusan santri dan warga sekitar pondok pun memanfaatkan kesempatan langka ini guna mendapatkan pelayanan pengobatan gratis dari para dokter dan tenaga medis GKI Jombang.
Mereka menyerbu areal bakti sosial sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai sekitar pukul 13.00. Bahkan kebanyakan dari mereka sudah menunggu kedatangan tim medis dari GKI Jombang.
Koordinator kegiatan, dr Ita Supranata mengatakan, kegiatan ini adalah salah satu rangkaian perayaan Paskah yang tidak terlepas untuk saling berbagi kasih dan membantu kepada saudara kita yang kurang mampu.
"Kita ingin membantu masyarakat di bidang kesehatan. Meskipun apa yang kami berikan sangat sedikit, tetapi kami tulus melayani masyarakat yang membutuhkan," tegas dr Ita, di sela melayani pengobatan gratis.
Antusiasme warga sekitar pondok pesantren Darul Ulum Kepuhdoko untuk ikut mendapat pengobatan gratis ternyata cukup tinggi.
Supiah (70), misalnya mengatakan, selama ini tidak pernah berobat, karena puskesmasnya sangat jauh. Kalau sakit, terpaksa berobat ke RSUD umum Ploso.
"Karena itu ketika sekarang ada pengobatan gratis, saya senang dan menyia-nyiakan kesempatan untuk berobat secara gratis," kata Supiah, yang mengaku punya penyakit migrain kambuhan.
Satiyem (75) yang tidak bisa menahan tangis haru saat dokter memeriksanya. Isak tangis terdengar, hingga menjadi pusat perhatian para warga yang lain.
Mbah Satiyem menuturkan, dirinya tinggal sebatang kara di rumahnya, karena anaknya merantau di Jakarta.
"Kalau saya sakit, tidak ada yang mengantar. Mata saya sudah tidak bisa melihat dengan jelas, kalau jalan sudah tidak kuat lagi,” kata Mbak Satiyem.
Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Kepuhdoko, KH Mustain Hassan menyambut baik pelayanan bakti sosial gratis ini.
Selain bermanfaat dari sisi kesehatan, juga mencerminkan toleransi agama dan solidaritas yang tinggi di masyarakat Jombang.
Koordinator Jaringan Gusdurian Jombang Aan Anshori mengaku tertarik bergabung dalam kegiatan ini, karena untuk menjalin kerjasama dan menjaga kerukunan umat agama.
“Kami ingin kerja sama ini tidak hanya bakti sosial, melainkan juga kegiatan-kegiatan lain. Misi ini bisa menjalin persaudaraan melintas batas, antara gereja, pondok pesantren dan pimpinan daerah di Kepuhdoko Jombang,” kata Aan Anshori.
Pendeta GKI Jombang, Pdt Andreas Kristianto mengaku salut atas kegiatan yang digalang jemaat GKI.
Menurutnya, meskipun berbeda keyakinan, dia tidak melihat itu sebagai penghambat untuk berbagi kepada masyarakat.
"Justru ini momentum untuk terus mewujukan kota Jombang sebagai kota toleransi. Dengan kegiatan yang sederhana ini, masyarakat semakin guyub,” tegas Andreas Kristianto.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-jombang-jatim-pengobatan-gratis_20160411_173935.jpg)