Berita Malang Raya
Presiden Kehormatan Arema Cronus Desak Polisi Tangkap Para Perusak Mobil
#MALANG - Saya harapkan kepolisian mengusut tuntas karena itu sudah kriminalitas!
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Yuli
SURYA.co.id | MALANG - Presiden Kehormatan Arema Cronus Rendra Kresna mendesak aparat kepolisian mengusut tuntas perusakan mobil oleh suporter klub sepak bola.
"Itu bukan Aremania karena Aremania tidak merusak. Itu sudah tindakan kriminal. Saya harapkan kepolisian mengusut tuntas karena itu sudah kriminalitas," tegas Rendra yang juga Bupati Malang, Selasa (5/3/2016).
Menurut Rendra, Aremania adalah suporter yang baik.
Ia mencontohkan ketika Arema kalah bertanding, mereka tidak marah dan bersikap anarkhis namun masih mendukung Arema.
"Apalagi ketika menang. Bagi kami Arema itu tidak sekadar baju atau kaus, tetapi menjadi sikap. Jadi kalau merusak itu bukan sifat dan sikap Aremania," imbuhnya.
Sedangkan beberapa koordinator wilayah Arema menyayangkan perusakan beberapa mobil oleh suporter bola Arema itu.
Ashadi, Korwil Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, mengakui mendapatkan laporan tentang beberapa perusakan itu.
"Jelas, kami menyayangkan itu karena seharusnya tidak boleh terjadi karena kami selalu mengedepankan tidak bertindak anarkhis, juga 'no drugs'," tegasnya.
Sedangkan Rery, Korwil Tumpang, menegaskan bahwa mereka yang berbuat anarkhis itu kebanyakan suporter yang labil. "Biasanya yang muda-muda itu masih labil," ujarnya.
Ketika ada tindak anarkhisme dari suporter kepada mobil warga, komunitas Aremania memiliki cara tersendiri untuk 'menghukum' mereka.
Orang yang teridentifikasi merusak akan dicari kemudian dihukum dengan cara internal Aremania.
Contohnya ketika ada suporter yang menyalakan 'flare' di stadion ketika pertandingan. Jika ketahuan, mereka akan dihukum memakai cara internal Aremania karena melanggar peraturan untuk suporter dalam sebuah pertandingan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-malang-aremania-rusak-mobil-plat-n_20160405_220359.jpg)