Liputan Khusus Gizi Buruk

Jawa Timur Tempati Posisi Kedua di Indonesia untuk Kasus Balita Gizi Buruk

Balita gizi buruk yang ada, 52 persen disebabkan pola asuh, 35 persen faktor ekonomi dan 13 persen karena penyakit.

Jawa Timur Tempati Posisi Kedua di Indonesia untuk Kasus Balita Gizi Buruk
antara foto
Ilustrasi seorang ibu membaca buku panduan gizi untuk buah hatinya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Secara nasional, Provinsi Jatim menempati urutan kedua untuk kasus balita gizi buruk setelah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Berdasarkan hasil survei Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jatim pada 2015, angka balita gizi buruk di Jatim mencapai 1,8 persen dari jumlah balita sekitar 3,747 juta atau 10 persen dari total penduduk sekitar 37,47 juta jiwa. Berarti jumlah balita gizi buruk di Jatim mencapai 6.745 balita.

Namun, angka itu berbeda dengan nota penjelasan Gubernur Jatim di depan paripurna DPRD Jatim pada 2015.

Gubernur itu menyebutkan, jumlah balita gizi buruk pada 2013 sekitar 2,2 persen, lalu pada 2014 turun menjadi 2 persen, dan pada 2015 naik lagi menjadi 2,2 persen.

Angka balita gizi buruk paling tinggi ada di Kabupaten Probolinggo sekitar 6,1 persen, disusul Kota Malang 4 persen, dan Kabupaten Sumenep 3,8 persen.

Kepala Seksi Gizi Dinkes Jatim, Heru Nugroho mengatakan, tingginya angka balita gizi buruk di Jatim bukan semata-mata faktor ekonomi, melainkan lebih banyak disebabkan pola asuh orangtua yang salah.

Orangtua terlalu sibuk sehingga perhatian terhadap anak kurang.

e

Dinkes mencatat, dari jumlah balita gizi buruk yang ada, sekitar 52 persen disebabkan pola asuh, lalu 35 persen faktor ekonomi, dan sisanya 13 persen karena penyakit.

“Bukan faktor ekonomi, tapi lebih banyak disebabkan pola asuh yang salah. Kalau kedua orangtuanya sama-sama sibuk akhirnya makanan untuk balita tidak diperhatikan,” kata Heru.

Halaman
123
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved