Tips Rawat Rambut
Wanita Modern Tak Lagi Pakai Cem-ceman. Padahal Banyak Manfaatnya. Begini Cara Pakainya
Wanita modern banyak yang melupakan pemakaian cem-ceman untuk perawatan rambutnya. Padahal cem-ceman sangat diperlukan, khususnya bagi yang berhijab.
Penulis: Achmad Pramudito | Editor: Achmad Pramudito
SURYA.co.id | SURABAYA - Wanita modern sekarang banyak yang melupakan pemakaian cem-ceman untuk perawatan rambutnya. Padahal cem-ceman ini sangat diperlukan, khususnya bagi mereka yang memakai hijab.
Kebiasaan yang justru bisa merusak rambut dan belakangan sering dilakukan para wanita adalah melakukan keramas setiap hari.
“Keramas setiap hari itu justru harus dihindari, karena bisa menghilangkan kelembaban kulit kepala,” cetus Luis Alfan dari Mustika Ratu, Sabtu (26/3).
Tampil di acara Hijab & Beauty di Cempaka Room Hotel Bisanta Bidakara, Luis menambahkan, untuk perawatan rambut khususnya memberikan nutrisi dan vitamin bagi kulit kepala dan rambut, perlu dilakukan pemberian cem-ceman sebanyak tiga kali seminggu.
“Wanita modern maunya serba cepat dan tidak telaten. Padahal ini untuk kesehatan mahkotanya sendiri,” cetus Luis.
Untuk pemakaian cem-ceman ini misalnya, Luis memaparkan, setelah dioleskan di kulit kepala lalu dilakukan pemijitan di bagian kepala selama 5-10 menit.
“Idealnya 10 menit, tapi kalau dianggap kelamaan ya bisa 5 menit,” urainya.
Setelah itu didiamkan selama satu jam agar cairan cem-ceman itu bisa meresap ke kulit kepala. “Sambil menunggu, ibu-ibu kan bisa melakukan aktivitas lainnya di rumah, seperti masak atau kegiatan lainnya,” imbuh Luis.
Tindakan berikutnya, lanjut Luis, adalah keramas dengan sampoo sesuai kebutuhan. “Jika ada keluhan ketombe dan rambut rontok, maka yang perlu dilakukan adalah mengobati ketombenya dulu,” tandas Luis.
Sebab, menurut Luis, ketombe itu berpotensi menimbulkan rambut rontok. “Jadi kalau tidak diobati ketombenya dulu tetap saja terjadi rambut rontok,” bebernya.
Ada pun ‘obat’ sederhana yang bisa digunakan untuk mengobati ketombe adalah air rendaman ‘merang’. Batang padi yang sudah dibakar sampai hangus ini didiamkan selama satu hari sebelum digunakan.
“Merang ini lalu direndam di air hingga mengendap. Airnya bisa dipakai sebagai pembasmi ketombe,” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/hijab-cantik_20160401_094422.jpg)