Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Surabaya

Tarif Angkot Naik atau Turun Tak Pernah Jelas, Apa Kabar Organda Surabaya?

Sesuai aturan, tarif angkot yang diberlakukan per 15 kilometer adalah Rp 3.800 namun sopir angkot minta di atas tarif.

Tayang:
Penulis: Dya Ayu | Editor: Yuli
Dya Ayu Wulansari
Deretan angkot di Terminal Joyoboyo, Surabaya, Kamis (31/3/2016). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tarif angkutan kota (angkot) di Surabaya tidak pernah jelas. Entah harga BBM turun atau naik, tarif angkot tetap saja tidak jelas. 

Simak saja pengalaman Sabrina Andria, karyawan perusahaan di Jalan Basuki Rahmad.

Ia mengaku, dalam sepekan naik angkot antara lima sampai enam kali, perjalanan dari terminal Joyoboyo menuju kantornya berjarak 7 kilometer.

Sesuai aturan, tarif angkot yang diberlakukan per 15 kilometer adalah Rp 3.800 namun sopir angkot minta di atas tarif.

"Saya tidak tahu tarif yang ditetapkan pemerintah, jadi ya saya kasih semintanya pak sopirnya, biasanya saya kasih Rp 5.000 tapi tidak ada kembaliannya. Baiknya ya dikasih tempelan tarif biar masyarakat tahu," katanya ditemui usai turun dari angkot di kawasan Jalan Ahmad Yani, Kamis (31/3/2016) sore.

Menganggapi hal itu, Ketua DPC Organda Surabaya, Sunhaji, mengaku pihaknya telah sosialisasi setiap adanya perubahan tarif pada masyarakat.

Ia juga meminta agar masyarakat tidak segan melaporkan apabila ada pelanggaran tarif oleh sopir ke Organda.

"Kalau pelanggaran pasti ada dan kami tidak bisa memantau satu per satu, biasanya kami memanggil ketua line untuk diadakan evaluasi," kata Sunhaji ditemui di kantor DPC Organda Surabaya, kawasan Joyoboyo, Kamis (31/3/2016).

Sunhaji mengakui, para sopir biasanya ada yang berlaku tidak baik kepada penumpang, memotong jalan yang dapat menyebabkan kecelakaan, melewati jalur yang dilarang, berselisih dengan sesama sopir, dan memaksa penumpang membayar lebih mahal.

"Kalau sanksi dari kami (Organda) biasanya sopir yang nakal kami larang beroperasi selama dua hari, tergantung dari pelanggaran yang mereka lakukan," ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved