Sabtu, 11 April 2026

Berita Jombang

Empat Perusahaan Besar di Jombang Tutup, 6.000 Pekerja Terancam di PHK

#Jombang - Empat perusahaan di Kabupaten Jombang dikabarkan bakal hengkang. 6.000 pekerja terancam di PHK.

Penulis: Sutono | Editor: Adrianus Adhi
Antaranews.com
Ilustrasi pekerja Sepatu 

SURYA.co.id I JOMBANG - Sebanyak empat perusahaan bakal hengkang dari Kabupaten Jombang.

Ini disampaikan Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Heru Wijayanto, Kamis (31/3/2016).

Kabar tersebut diketahui dari pantauan timnya di lapangan.

"Salah satu indikatornya, tanah aset mereka sudah dijual. Selain itu, diantara mereka sudah ada yang melakukan proses PHK," tutur Heru Wijayanto,.

Empat perusahaan yang hengkang ini terdiri dari pabrik sepatu PT Volma, pabrik alas kaki PT Shoei Indonesia. Keduanya berlokasi di Mojoagung.

Lalu, pabrik sepatu PT Venezia Footwear di Mojowarno dan pabrik plywood PT Sejahtera Usaha Bersama di Desa/Kecamatan Diwek.

"PT Volma sudah mem-PHK 1.500 pekerjanya. April nanti akan mem-PHK 2.000 karyawan lagi karena tutup," sambung Heru.

Selain itiu, PT Sejahtera Usaha Bersama di Desa Pundong, Kecamatan Diwek, akan mem-PHK sekitar 2.000 pekerja pada April nanti.

Sebelumnya, SUB juga sudah diketahui mem-PHK 1.000 karyawan.

Heru Wijayanto mengungkapkan, alasan memutuskan pindah dari Kabupaten Jombang karena perusahaan tak kuat bertahan menghadapi krisis ekonomi global yang semakin berat.

Omzet perusahaan sepi order, dan mengalami penurunan lebih dari 50 persen.

"Selain itu, UMK Jombang juga tinggi. Tahun ini UMK naik sampai 11,5 persen sehingga menjadi Rp 1.924.000. Padahal tahun lalu Rp 1.725.000," ujarnya.

Nah, ancaman 6.000 buruh yang terkena PHK ini bakal berdampak pada penambahan angka pengangguran di Jombang.

"Ini berat untuk daerah. Jika ada 6.000 karyawan dikalikan UMK, dalam satu bulan perputaran uang ini akan hilang. Belum lagi dampak sosial ekonomi, keluarga juga terdampak, anak putus sekolah, bahkan meningkatnya kriminalitas," ujarnya.

Guna menghadapi itu, Heru mengaku masih mencoba melakukan beberapa langkah pendekatan guna meminimalisir PHK.

Salah satunya dengan berkomunikasi agar tidak semua buruh diberhentikan atau membujuk agar pabrik di Jombang tidak ditutup.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved