Berita Madiun

Pemkot Madiun Tawarkan Kredit Lunak untuk Ribuan PNS Berijazah SMA, Ini Tujuannya

#MADIUN - Kalau itu tidak dilakukan, seribu lebih PNS di Pemkot dipastikan kena pensiun dini

Pemkot Madiun Tawarkan Kredit Lunak untuk Ribuan PNS Berijazah SMA, Ini Tujuannya
foto:surya/doni prasetyo
Wali Kota Madiun Bambang Irianto. 

SURYA.co.id | MADIUN - Sebanyak 1.074 PNS berijazah SMA sederajat di Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun terancam dirumahkan bila wacana Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) jadi dilaksanakan.

Untuk antisipasi rasionalisasi ribuan PNS itu, Pemkot Madiun menyiapkan program pinjaman lunak biaya pendidikan bagi PNS berpendidikan SMA sederajat. Tidak hanya itu, Pemkot juga memberikan bunga kredit rendah sebesar 6 persen.

"Dengan pinjaman biaya pendidikan ini, PNS di Pemkot Madiun terbebas dari rasionalisasi PNS. Kalau itu tidak dilakukan, seribu lebih PNS di Pemkot dipastikan kena pensiun dini," kata Wali Kota Madiun, Bambang Irianto didampingi Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemkot Madiun Misdi kepada SURYA.co.id, Minggu (27/3/2016).

Dikatakan Bambang, Pemkot Madiun keberatan dengan wacana Men PAN RB memberhentikan PNS berpendidikan SMA sederajat.

Selain akan menimbulkan gejolak, beban kerja PNS makin berat. Lantaran itu, Wali Kota Madiun menyarankan PNS dengan ijazah SMA sederajat itu bisa melanjutkan pendidikannya ke jenjang lebih tinggi sesuai dengan program.yang ditencanakan pemerintah.

"Kredit lunak untuk biaya pendidikan itu sudah di siapkan di Perusahaan Daerah (PD) Bank Pasar Kota Madiun. Setiap PNS bisa diberikan kredit sesuai dengan jenjang kepangakatan. Berapa pun Pemkot menyediakan, tidak ada batasan flapon kredit," jelas Walikota

Dikatakan Wali Kota Madiun, sebelum ada wacana MenPAN RB, Pemkot Madiun sudah berencana mengadakan program pendidikan ini, tidak saja bagi PNS dengan ijazah SMA sederajat, tapi juga bagi mereka yang sudah sarjana.

“Maunya saya, PNS saya pintar. Jadi mereka biar sekolah lagi kejenjang lebih tinggi. Saya beri kredit untuk biaya pendidikan yang rendah,” kata Bambang Irianto.

Menurut Wali Kota, Pemkot Madiun sebelumnya berecana mengadakan rasionalisasi PNS secara bertahap. Dari total PNS secara nasional sebanyak 4.517 juta, jadi 1,3 juta.

Mereka yang dirumahkan dini itu akan mendapat uang pesangon, sebagai modal usaha. Namun hingga kini wacana rasionalisasi itu jadi dilaksanakan atau tidak masih dibahas di kementerian terkait. Sehingga, besaran uang pesangon PNS per orang belum diketahui.

PNS yang diutamakan mendapat kredit lunak untuk biaya pendidikan, mereka yang berusia antara 35-45 tahun. Usia

itu dipilih karena masih memiliki masa kerja yang masih cukup lama. Sesuai Undang Undang Aparatur Sipil Negara (ASN) masa pensiun PNS di usia 58 tahun.

"Jadi mereka yang usianya antara 35 - 45 tahun, paling pas bila melanjutkan kuliah. Selesai kuliah paling lama empat tahun, jadi lulus kuliah masih ada waktu cukup lama untuk tetap jadi PNS," pungkas Bambang Irianto

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved