Pro Futsal League

Bintang Timur Surabaya Keok di Laga Lanjutan Pro Futsal League Sidoarjo, Ini Alasan Pelatih

#Surabaya - Bintang Timur Surabaya kalah melawan Antam, 5-2 dalam lanjutan Pro Futsal League (PFL).

Bintang Timur Surabaya Keok di Laga Lanjutan Pro Futsal League Sidoarjo, Ini Alasan Pelatih
Bobby Constantine Koloway
Penjaga gawang Bintang Timur Surabaya, Syaldi Aulia, kala membela timnya di pertandingan Pro Futsal League (PFL). 

SURYA.co.id I SURABAYA - Bintang Timur Surabaya (BTS) harus menelan pil pahit kala melawan Antam Futsal Jakarta di pertandingkan lanjutan Pro Futsal League (PFL), Sabtu (26/3/2016). BTS harus mengakui keunggulan Antam, 5-2.

Bermain di hadapan ratusan pendukungnya yang memadati GOR Futsal Sidoarjo, BTS sebenarnya tampil dominan sejak peluit kick off.

Bermaterikan pemain pilar yang mengisi jajaran line up, BTS mampu mendikte permainan Antam.

Syaldi Aulia yang mengawal gawang BTS dibantu oleh defender, sang kapten Anza Rizal, tampil cukup kompak menjaga sisi belakang BTS. Di lini depan, Catur Sariawan bersama Mulham Arufin menjadi ujung tombak dengan ditopang Septiyan Dwi Candra yang menjaga kedalaman.

Sebaliknya, Antam lebih sering menunggu dengan sesekali memberikan umpan jauh. Meskipun demikian, serangan ini rupanya lebih efektif. Terbukti, Antam justru berhasil melesakkan bola ke gawang BTS terlebih dahulu pada menit keempat babak pertama.

Dengan skema serangan balik, Hairul Sute, pemain Antam, sukses mengecoh Anza sebelum akhirnya melepaskan tembakan yang tidak mampu dihentikan oleh Syaldi.

Usai kebobolan, BTS lantas semakin gencar mencocor lini belakang Antam. Namun, lagi-lagi lini pertahanan Antam yang bermain rapat, sukses membuat BTS frustasi.

Sebaliknya, BTS yang keasyikan menyerang justru lengah di lini belakang. Akibatnya, justru Antam yang kembali berhasil menambah dua gol, masing-masing melalui Ramdhan Jamalluddin dan Afri Astisa. Skor 3-0 pun menutup babak pertama.

Masuk ke babak kedua, BTS kembali mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu. Kali ini mereka jauh lebih rapi dalam menyusun serangan dibandingkan babak pertama yang sering lost pass.

Dampaknya, babak kedua baru berjalan empat menit, BTS mampu mencetak dua gol. Bayu Aditya dan Septiyan Dwi Candra adalah dua pemain yang sempat memberikan secercah motivasi di kubu BTS.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved