Senin, 20 April 2026

Persela Lamongan

Ini Alasan Persela Lamongan Coret Ongfiang, Pemain Tengah dari Kamerun

#Lamongan - Manajemen Persela Lamongan mencoret Frank Olivier Ongfiang dari daftar seleksi. Ini alasan tim berjuluk Laskar Joko Tingkir...

SURYA.co.id/Bobby Constantine Koloway
Frank Olivier Ongfiang (tengah), usai memperkuat Persela ketika melawan PON Sumatera Selatan, Selasa lalu (22/3/2016) di stadion Surajaya, Lamongan. 

SURYA.co.id I LAMONGAN - Manajemen Persela Lamongan mencoret satu pemain asing mereka dari daftar seleksi. Ia adalah Frank Olivier Ongfiang dari Kamerun.

Sebagai gantinya, Persela mendatangkan seorang pemain asing dari Kamerun juga, Hendri Nyobi Elad.

"Hari ini dia sudah dipulangkan ke negaranya. Dengan kata lain, memang terpaksa kami coret," kata asisten pelatih Persela, Didik Ludianto kepada SURYA.co.id, Jumat (25/3/2016).

Menurutnya, pencoretan Ongfiang dari daftar seleksi bukan berdasarkan aspek kualitas sang pemain. Melainkan dari sisi kontribusi pemain dalam skema formasi tim.

"Bukan dilihat dari kualitas ya. (Kalau dilihat dari kualitas) Dia sebenarnya lebih dari cukup. Dia cuma tak cocok dengan skema permainan tim saja," ujar Didik.

Jika dilihat dari hasil uji coba melawan PON Sumsel Selasa (22/3/2016) lalu, tim yang bermarkas di stadion Surajaya, Lamongan ini memang cukup kesulitan mengalirkan bola melalui tengah, sisi dimana Ongfiang biasa bermain.

Ini membuat Dzumafo yang ditunjuk sebagai ujung tombak harus turun ke bawah demi mendapatkan bola karena jarang mendapatkan suplay bola dari lini tengah.

Kondisi ini membuat semua gol Persela justru dihasilkan dari service sepakan pojok, bukan hasil tusukan melalui sisi tengah seperti yang biasa diperagakan Persela selama ini.

Meski demikian, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ini berhasil menang 4-1 atas PON Sumsel,

Didik lantas menjelaskan bahwa timnya telah beralih fokus dengan pemain yang baru saja bergabung pada Kamis lalu, Hendri Nyobi Elad.

Hendri juga biasa bermain sebagai gelandang tengah. "Dia juga bermain sebagai jenderal lapangan tengah. Semoga hasilnya kali ini lebih baik," tandas Didik.

Selain mematangkan skuad timnya, Persela juga serius dalam membiasakan dengan skema yang diterapkan pelatih mereka, Stefan Hansson.

Sementara, pada laga yang berlangsung Jumat pagi, Persela unggul atas 6-0 atas Babat (anggota kompetisi internal kelas dua)

Satu jam setelahnya, Persela berhasil menang 5-0 atas Deket Putra, juara kompetisi internal kelas satu.

Di dua pertandingan ini, pemain asing Persela, Mohammad Kdouh, Adelmund, dan Dzumafo, berhasil menyarangkan gol. Bahkan, Kdouh sukses menyarangkan quatrick (empat gol) pertamanya bagi Persela di partai non resmi.

"Saya tak melihat hasil. Namun laga ini lebih ke pematangan skema dan kordinasi antar lini agar nantinya berjalan secara otomatis," tutup Didik

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved