Berita Lamongan
4,5 Tahun Beroperasi, Petani dan Pengusaha Pertanian Belum Lirik Resi Gudang Lamongan, Ini Buktinya
#Lamongan - Pemerintah harus memikirkan cara lain untuk mempromosikan Resi gudang di Lamongan, sebab 4,5 tahun berdiri gudang ini hanya menampung...
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Adrianus Adhi
SURYA.co.id I LAMONGAN - Resi gudang di jalan raya Bakalan Pule, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur senilai Rp 5,3 miliar kurang berfungsi sejak dibangun 4,5 tahun silam.
Sedikit petani, kelompok tani maupun pengusaha yang berminat menempatkan produksi pertaniannya dalam gudang. Sampai saat ini baru ada sekitar empat ton produk pertanan milik petani yang dititipkan di gudang.
Dua pegawai dari Dinas Koperasi Industri dan Perdagangan yang ditempatkan jadi tak ideal karena aktivitas di sana kurang padat.
Kepala Dinas Koperasi Industri dan Perdagangan (Dikopindag), Gunadi dikonfirmasi Surya, Kamis (24/3/2016) mengatakan gudang resi itu belum berfungsi maksimal.
Petani atau kelompok tani memang masih enggan untuk memanfaatkan resi gudang, dan memilih langkah praktis untuk memanen, pulang sembari bawa uang.
Padahal, kalau mau menyimpan sementara di gudang resi hasil produksi akan meningkat harganya.
"Kan di dalam gudang juga ada mesin pengeringnya," kata Gunadi.
Meski begitu, ia tidak pernah putus asa untuk selalui mensosialisasikan kegunaan gudang resi ke tengah-tengah masyarakat.
Setiap ada konferensi bersama para camat di kabupaten, ia selalu menyampaikan kepada para camat agar masyarakat petani mereka membawa hasil panennya ke gudang resi.
"Itu saya sampaikan setiap kali ketemu teman-teman camat. Termasuk langsung kepada para petani," ungkapnya.
Sementara itu data yang didapat Surya menunjukkan, terhitung dua kali langkah sosialisasi pemanfaatan gudang dengan Sistem Resi Gudang (SRG) pada para petani, namun belum ada hasil positif.
Pemkab Lamongan sepertinya harus memiliki cara lain untuk memanfaatkan resi gudang tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-lamongan-sistem-resi-gudang-belum-berfungsi-maksimal_20160324_173623.jpg)