Bandara Juanda
Tahun Depan Bebaskan Lahan 2.000 Hektare untuk Terminal 3 Bandara Juanda
#SURABAYA - Terminal yang akan dilengkapi dengan double runway ini akan menjadi megaproyek perluasan bandara.
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Yuli
SURYA.co.id | SURABAYA - Tahun depan rencananya dimulai pembebasan lahan untuk pengembangan Terminal 3 (T3) Bandara Juanda Surabaya di Sidoarjo.
Terminal yang akan dilengkapi dengan double runway ini akan menjadi megaproyek perluasan bandara.
Dengan T3 tersebut, PT Angkasa Pura 1 Juanda menargetkan 150 juta penumpang per tahun untuk semua terminal. Termasuk Terminal 1 dan 2 yang telah beroperasi.
"Kami sudah melakukan finalisasi bersama Pemprov Jatim dan Pemkab Sidoarjo untuk masterplan T3. Tahun depan diupayakan pembebasan lahan," kata General Manager PT Angksaa Pura 1 Juanda, Yuwono, Jumat (18/3/2016).
Direktur Operasional PT Angkasa Pura, Wendo Asrul Rose, merngakui bahwa saat ini tengah diperjuangkan untuk mempercepat pembangunan pengembangan bandara itu.
"Kami berharap semua pihak bisa mempercerpat proses. Baik Premprov maupun Pemkab. Sudah tiga kali kami koodinasi untuk mematangkan masterplan T3," kata Wendo.
Direktur Utama bersama Direktur Teknik PT Angkasa Pura telah berkordinasi intensif selama tiga kali. Pengelola bandara seluruh Indonesia itu telah bertemu dengan Gubernur Jatim Soekarwo dan Bupati Sidoarjo Syaifiul Ilah.
Pertemuan mereka untuk mematangkan rencana detail.
Terminal 3 Bandara Juanda nanti diprediksi akan beroperasi sekitar lima tahun lagi. Namun proyek pengerjaan bandara ini direncanakan 2019. Akan ada runway ganda. Masing-masing runway juga akan lebih panjang dan luas.
"Harus ada percepatan pembangunan T3 ini. Kuncinya ada di pemda setempat," tambah Wendo.
Selama ini, runway untuk T1 dan T2 masih tunggal. Panjang landasan pacu ini sekitar 3 KM dan lebar 45 meter. Untuk T3 nanti panjang runway 3,8 KM dan lebar 60 meter.
Nantinya akan dikembangkan T3 itu dengan konsep airport city yang terintegrasi. Tidak saja bandara, tapi ada mal dan pusat bisnis di bandara modern dengan membangun T4 sekalian.
Akan dibangun jalan bawah tanah untuk menjangku semua fasilitas di sekitar bandara itu nantinya. Saat ini semua pihak telah mencapai kata sepakat untuk pengembangan terminal Bandara Juanda tersebut.
Dari kebutuhan lahan sekitar 2,000 hektare. Kebanyakan saat ini lahannya berupa lahan tambak milik warga dan hutan mangrove. Sementara yang paling pokok adalah poembangunan runway.
Ada lahan sekitar seluas 2 KM yang dibutuhkan khusus. Lahan ini dalam kondisi menjorok ke laut. Karena menjorok inilah, solusinya adalah dengan mereklamasi pantai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-surabaya-peta-bandara-juanda-dan-lahan-sekitarnya_20160319_002802.jpg)