Selasa, 21 April 2026

Tinju

Pelatih Suruh Petinju Roy Muklis Lari 10 Km Tiap Pekan

Menurut pelatih Tjutjuk Nurendah, untuk mendongkrak performa fisik Roy Muklis, pelatih memberi porsi latihan lari sepanjang 10 km secara rutin.

Penulis: Eben Haezer Panca | Editor: Yuli
SURYA.co.id/Eben Haezer Panca
Allan Tanada, promotor Robert Simangunsong, dan Roy Muklis berfoto usai jumpa pers di Surabaya, Jumat (4/3/2016) 

SURYA.co.id | SURABAYA - Menjelang laga perebutan sabuk juara dunia WPBF (World Professional Boxing Federation) Asia Pasifik kelas 61,2 kg, petinju Jawa Timur, Roy Muklis terus digenjot, baik fisik maupun tekniknya.

Hal ini dilakukan demi merealisasikan target kemenangan saat melawan petinju Filipina, Allan Tanada, dalam duel yang bakal berlangsung pada 22 April 2016 mendatang itu.

Menurut pelatih Tjutjuk Nurendah, untuk mendongkrak performa fisik Roy Muklis, pelatih memberi porsi latihan lari sepanjang 10 km secara rutin.

"Selain latihan sprint, dia (Roy Muklis) juga latihan lari lintas alam 10 km, rutin seminggu sekali. Selain untuk menggenjot fisik, ini juga penting agar dia tidak bosan terus menerus latihan di ring," ujar Tjutjuk Nurendah, Minggu (13/3/2016).

Latihan lari 10 km itu, lanjut Tjutjuk, dilakukan Roy Muklis di Surabaya, tepatnya di sekitar kawasan Kenjeran. Sementara untuk rencana pemusatan latihan fisik yang digelar di Pasuruan, sampai kini belum bisa diwujudkan.

"Kami masih menunggu promotor yang sedang ada di luar kota," jelasnya.

Sedangkan untuk pematangan teknik di atas ring, Roy Muklis juga melakukan latihan di sejumlah tempat seperti di Arhanud, sasana Amfibi Surabaya, serta di KONI Jatim.

Khusus di Arhanud dan sasana Amfibi, Roy Muklis rutin menggelar latih tanding dengan sejumlah petinju sekaligus.

"Seminggu sekali Roy latih tanding dengan petinju sparing partner. Tentu saja kalau tidak ada promotor, latih tanding ini tidak akan bisa dilakukan karena toh pasti ada imbalan juga yang diberikan ke sparing partner-nya. Intinya, sejauh ini Roy Muklis dalam kondisi sangat siap untuk nanti tanggal 22 April," pungkas dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, perebutan sabuk juara dunia WPBF (World Professional Boxing Federation) Asia Pasifik kelas 61,2 kg antara Roy Muklis versus Allan Tanada akan digelar di Sidoarjo.

Bagi Roy Muklis, laga bergengsi ini akan menjadi momentum "come back"-nya ke kancah tinju internasional setelah sekian lama tidak naik ring.

Tidak heran, dalam jumpa pers dua pekan lalu, Roy Muklis menyatakan tidak sabar lagi menanti datangnya duel tersebut.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved