Berita Surabaya

Awas, Glaukoma Pencuri Penglihatan Kita

"Kalau Glauoma Kronis, pasti pasien ke dokter karena gejalanya yang tidak lagi bisa ditahan," tuturnya dalam World Glaukoma Week di Graha Amerta Dr So

Awas, Glaukoma  Pencuri Penglihatan Kita
surya/Sulvi Sofiana
Pemeriksaan tekanan mata untuk mendeteksi glaukoma yang dilakukan peserta World Glaukoma Week di Graha Amerta Dr Soetomo, Sabtu (12/3/2016). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Glauoma dikenal sebagai pencuri penglihatan, hal ini karena glaukoma bisa mengakibatkan kebutaan tanpa disadari gejalanya.

Hal ini terjadi pada penderita glaukoma kronis, yang membuat saraf mata terganggu secara perlahan dan mengurangi lapang pandangan.

Dokter Spesialis mata, Dr dr Nurwasis SpM (k) menjelaskan, selain glaukoma kronis, terdapat glukoma akut yang menimbulkan nyeri dan gangguan penglihatan yang parah.

"Kalau Glauoma Kronis, pasti pasien ke dokter karena gejalanya yang tidak lagi bisa ditahan," tuturnya dalam World Glaukoma Week di Graha Amerta Dr Soetomo Surabaya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network), Sabtu (12/3/2016).

Glaukoma ini disebut juga glaukoma sudut tertutup, gejala berkembang dengan sangat cepat sehingga memerlukan penanganan medis untuk mengurangi tekanan dalam mata secepatnya.

Gejala glaukoma sudut tertutup di antaranya adalah sakit mata dan sakit kepala yang parah, penglihatan menjadi samar, mata kemerahan, mual dan muntah, seperti melihat bayangan lingkaran pada lampu, dan penglihatan yang tiba-tiba terganggu pada kondisi cahaya redup.

"Pemeriksaan sejak dini akan membantu pencegahan kebutaan, glaukoma ini kebutaannya tidak dapat disembuhkan. Berbeda dengan katarak yang masih bisa dioperasi,"ungkapnya.

Jika glaukoma terjadi sejak bayi atau anak-anak, glaukoma disebut sebagai glaukoma kongenital atau bawaan. Gejalanya akan muncul sejak bayi atau anak-anak.

"Balita juga bisa terkena, biasanya terlihat dari mata yang terlihat lebih besar, kebiruan dan mengembun. Tetapi malah ibu-ibu lebih suka melihat hal ini, katanya lucu, padahal sakit," terangnya.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved