Hukum Kriminal Surabaya
Motor Sering Hilang di Kampus ITS Surabaya, Ini Tanggapan Rektor Joni Hermana
#SURABAYA - "Parkirannya jauh dari gedung, jadi cari yang lebih dekat," ujar mahasiswi pascasarjana itu.
Penulis: Neneng Uswatun Hasanah | Editor: Yuli
SURYA.co.id | SURABAYA - Adisya baru saja keluar dari area gedung Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ITS Surabaya dan berjalan ke arah sepeda motornya yang ia parkir tepat di depan gedung.
Rambu larangan parkir tidak diindahkannya. Banyak pula terlihat sepeda motor lain terparkir di samping kanan dan kiri motor Adisya.
"Parkirannya jauh dari gedung, jadi cari yang lebih dekat," ujar mahasiswi pascasarjana itu.
Parkir di sembarang tempat banyak dilakukan oleh mahasiswa ITS, tidak hanya Adisya.
Alhasil, banyak sekali kasus kehilangan sepeda motor yang terjadi.
Rektor ITS, Prof Ir Joni Hermana MScES PhD, mengatakan, faktor dari banyaknya kasus pencurian motor memang berawal dari perilaku mahasiswa yang suka sembarangan memarkir kendaraan mereka.
"Kita harus mengubah budaya mahasiswa terlebih dahulu, mungkin bisa dengan sosialisasi dan meningkatkan sistem parkir yang lebih terkendali. Tapi yang paling penting tetap meningkatkan tanggungjawab tiap-tiap mahasiswa dan semua sivitas akademika," jelas Joni ketika ditemui SURYA, Rabu (9/3/2016).
ITS juga berusaha untuk mengendalikan pintu masuk guna mengurangi kejadian kehilangan sepeda motor.
"Jalan ITS itu kan jalan umum, semua orang boleh masuk dan melintas, tidak hanya civitas akademika, jadi kami berusaha mengendalikan pintu masuk," ujar pria lulusan ITB itu.
Diakuinya, Satuan Keamanan Kampus (SKK) juga masih kekurangan anggota untuk menangani dan memantau wilayah ITS seluas 180 hektare itu.
Sebanyak 90 orang SKK dalam 3 shift tentunya masih jauh dari cukup.
"Untuk penambahan SKK kami belum ada rencana, tapi kami bekerjasama dengan Polda melaksanakan program pelatihan untuk mereka. Selain itu juga kami meminta bantuan dari segi analisis pembenahan yang harus kami lakukan," tutur Joni.
Guru besar Jurusan Teknik Lingkungan FTSP ITS itu menambahkan, ITS akan menambah jumlah kamera CCTV di setiap sudut jalan, tempat parkir, dan gedung-gedung, serta ruang kelas.
Meski saat ini kamera CCTV sudah terpasang dan berfungsi baik, tapi ia merasa jumlah tersebut masih kurang.
"Karena tidak hanya sepeda motor, barang-barang lain juga banyak yang hilang. Ini merupakan PR besar buat kami dalam pembenahan sistem," imbuhnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-surabaya-parkir-motor-kampus-its-maling_20160311_172208.jpg)