Breaking News:

Gerhana Matahari

Tak Kebagian Kacamata, Tamu Hotel The Alana Pakai Film Ronsen

“Mumpung pas lagi di Surabaya saya ajak teman-teman kemari lihat gerhana,” ucap Rani, salah seorang karyawan sebuah perusahaan swasta di Jakarta.

SURYA/PRAMUDITO
Tamu The Alana Hotel Surabaya memanfaatkan kesempatan di rooftop itu untuk foto bareng sesaat sebelum prosesi gerhana matahari. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Meski gerhana matahari di Surabaya tidak total seperti di kawasan Sumatera dan Sulawesi, namun, acara menyaksikan proses gerhana matahari di sejumlah titik di Kota Surabaya, Rabu (9/3/2016) tetap disambut antusias.

Di The Alana Hotel Surabaya, misalnya, kegiatan dilakukan di puncak hotel tersebut diikuti hampir 50 orang.

Selain warga Surabaya, juga tamu dari beberapa kota yang penasaran untuk menyaksikan fenomena alam yang langka terjadi itu.

“Mumpung pas lagi di Surabaya saya ajak teman-teman kemari lihat gerhana,” ucap Rani, salah seorang karyawan sebuah perusahaan swasta di Jakarta.

Rani bersama tamu The Alana Hotel lainnya, sudah bersiap diri di rooftop sejak pukul 05.30. Cuaca kota Surabaya yang sempat diselimuti awan dan kabut sejak pagi hari tak menyurutkan antusiasme mereka untuk tetap bertahan menanti saat tepat menyaksikan gerhana.

Selagi matahari tertutup awan, para tamu memanfaatkan suasana untuk selfie dan foto bareng di puncak hotel bintang empat tersebut.

“Viewnya bagus. Mumpung lagi di sini, selfie aja dulu sambil nunggu awannya hilang,” cetus Anita sambil menarik tangan rekannya mengambil posisi di sisi pagar gedung 18 lantai itu.

Hal sama dilakukan tamu lainnya. Sebagian lagi duduk di kursi sofa dan kursi–kursi lain yang sudah di siapkan di beberapa sudut sambil menikmati snack maupun teh dan kopi.

Para tamu ini juga mulai mencoba kacamata yang mereka dapat setelah mengambil paket Brunch Buffet Snack at The Rooftop yang ditawarkan pihak manajemen hotel.
“Lho kok gelap, nggak kelihatan apa-apa?”seru Anita saat memakai kacamata spesial impor dari Jerman itu.

“Iya nih, yang terlihat malah mataku sendiri,” imbuh Grace, teman Anita saat memasang kacamata bergagang kertas karton itu.

Halaman
12
Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved