Hukum Kriminal Surabaya

Dugaan Korupsi Dana Hibah Pemprov Jatim, 2 Komisioner Bawaslu Kembali Diperiksa

Kuasa hukum Andreas dan Sri Sugeng, menjelaskan pemeriksaan kliennya untuk memenuhi P-19 Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim.

Dugaan Korupsi Dana Hibah Pemprov Jatim, 2 Komisioner Bawaslu Kembali Diperiksa
surya/anas miftakhudin
Sri Sugeng Pudjiatmoko (kanan berbaju putih) dan belakang (baju biru) Andreas Pardede usai menjalani pemeriksaan di Subdit Tipikor Polda Jatim, Selasa (8/3/2016). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dua Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jatim diperiksa penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Jatim sebagai saksi terkait dugaan korupsi dana hibah dari Pemprov Jatim senilai Rp 5,6 miliar.

Kedua komisioner yang diperiksa sebagai saksi atas tersangka lain adalah Andreas Pardede dan Sri Sugeng Pudjiatmoko.

Mereka diperiksa mulai pukul 09.30 WIB hingga pukul 13.30 WIB.

Namun saat keduanya keluar dari ruang penyidikan didampingi kuasa hukum, Martin Hamongan SH, Andreas dan Sri Sugeng langsung ngeloyor menuju area parkir.

Dalam perkara dugaan korupsi dana hibah, penyidik Tipikor Polda Jatim menetapkan tujuh orang tersangka.

Mereka adalah Ketua Bawaslu Jatim Sufyanto, Sekretaris Amru, Bendaraha Gatot Sugeng Widodo, beserta dua komisioner Bawaslu Andreas Pardede dan Sri Sugeng Pudjiatmiko.

Serta dua rekanan Bawaslu, Indriyono dan Ahmad Kusaini.

Dalam kasus ini, empat tersangka yang sudah ditahan yakni Gatot Sugeng Widodo, Amru, Indriyono dan Ahmad Khusaini.

Sementara Sufyanto, Andreas Pardede dan Sri Sugeng belum ditahan.

Sesuai rencana, Kamis (10/3/2016) Sufyanto akan diperiksa sebagai saksi atas tersangka lain.

Halaman
12
Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved