Berita Mojokerto

Bantah Jadi Tempat Prostitusi, Yayasan Mojopahit Mojokerto Surati Pemkot dan Pemprov

"Sebenarnya masyarakat Kota Mojokerto sudah tahu ini," katanya kepada wartawan pasca ketegangan di BC kepada Surya (TRIBUNnews.com Network), Selasa (8

Bantah Jadi Tempat Prostitusi, Yayasan Mojopahit Mojokerto Surati Pemkot dan Pemprov
surya/sudarma adi
Para pendemo dari FPI dan JASM Mojokerto saat berdemo dan akan menerobos barikade sabhara Polres Mojokerto Kota, Selasa (8/3). 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Adanya aksi unjuk rasa dari elemen ormas terkait keberadaan prostitusi di Balong Cangkring (BC), rupanya direaksi serius Yayasan Mojopahit yang berada di daerah itu.

Yayasan Mojopahit membantah bahwa daerah itu adalah lokalisasi atau prostitusi.

Ketua Yayasan Mojopahit, Teguh Starianto menjelaskan, dia sudah berkali-kali menegaskan bahwa daerah ini bukan tempat lokalisasi atau prostitusi, melainkan pembinaan penyandang tuna sosial, termasuk tuna susila.

"Sebenarnya masyarakat Kota Mojokerto sudah tahu ini," katanya kepada wartawan pasca ketegangan di BC kepada Surya (TRIBUNnews.com Network), Selasa (8/3/2016).

Bahkan, terkait rencana demo FPI, Tajlul Muslimin dan JASM itu, dia sudah ditelepon komponen masyarkat di kota agar jangan terpancing dengan aksi ini.

Namun, kedatangan pendemo rupanya memantik emosi dari warga dan penghuni Yayasan Mojopahitu, sehingga sempat ada ketegangan di jembatan BC.

"Saya sebenarnya tak menghendaki itu. Namun demo rupanya datang ketika warga di sini sedang bekerja, sehingga ekpresi kemarahan muncul," paparnya.

Mengenai pembinaan, dia memaparkan bahwa sejak diserahi membina WTS, ada sekitar 300an orang yang ada di BC. Proses pembinaan yang dilakukan terus menerus, membuat jumlah ini menurun hingga hanya 60 orang.

Namun, ketika muncul polemik prostitusi, sejak 8 Februari lalu, proses pembinaan ini berhenti dan WTS pulang ke kampung halaman masing-masing.

"Saya juga sudah berkirim surat ke Pemkot Mojokerto dan Pemprov Jatim, bahwa ini bukan lokalisasi atau prostitusi," pungkasnya.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Sudharma Adi
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved