Minggu, 12 April 2026

Berita Sumenep Madura

'Saya Terjun ke Embung, Namun Kami Tidak Bisa Berenang', Begini Akhirnya

#Sumenep - Tiga bersaudara ini mengalami nasib tragis saat memancing di embung. Satu di antara mereka juga diketahui tewas gara-gara ini

Penulis: Moh Rivai | Editor: Adrianus Adhi

SURYA.co.id I SUMENEP - Peristiwa tragis terjadi di Sumenep, Madura, Jawa Timur (Jatim). Tiga pemuda bersaudara Mas’odi (21), Masmuni (18), dan Roziqi (20),warga Dusun Komplong, Desa Batang-Batang Laok, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep, tercebur di sebuah embung se dalam 20 meter di desa setempat, Senin (7/3/2016).

Peristiwa ini membuat satu orang, Mas'odi (21) tenggelam dan meninggal dunia, sedangkan dua saudaranya berhasil diselmatkan oleh warga setempat.

Informasi yang dihimpun Surya peristiwa naas itu bermula ketika ketiganya berniat akan mancing ikan di embung air yang letaknya sekitar 1 kilometer dari kediaman mereka.

Sesampainya di embung, mereka merakit tiga buah batang pohon pisang. Lalu kemudian ketiganya membuat rakit dari tiga batang pohon pisang tersebut. Sampai di tengah embung, ketiganya mulai memancing ikan.

Belum 15 menit ketiganya memancing, tiba-tiba rakit pohon yang mereka tumpangi oleng. Ketiganya panik, lalu dalam hitungan detik korban Mas'odi tercebut pertamakali ke dalam embung, disusul kedua saudara lainnya.

"Saat terjatuh ke air, kakak langsung mencolot (melompat) ke air. Sambil minta tolong ke warga, saya terjun juga ke air embung, namun karena kami tidak bisa berenang, makanya berteriak minta tolong ke warga," papar Masmuni adik korban.

Keduanya, Masmuni dan Roziqi, berhasil di selamatkan. namun nasib Mas'odi tak tertolong. puluhan warga sekitat mencari keberadaan korban bahkan beberapa penyelam diterjunkan untuk mencari korban.

Setelah sekitar dua jam dilakukan pencarian, akhirnya tubuh korban ditemukan. Tubuh korban ditemukan sudah tidak bernyawa dan kaku dan kemudian dievakuasi ke puskesmas setempat dan kemudian dibawa ke RSD dr H Moh Anwar Sumenep untuk menjalani pemeriksaan.

Sutrisno, Kapolsek Batang-Batang, mengatakan peristiwa ini murni kecelakaan. Meski demikian, polisi tetap melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan memeriksa, serta meminta keterangan dari saksi, khususnya dua saksi yang juga saudara korban.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved