Berita Surabaya

111 Jamaah Umroh dari Tuban yang Keleleran Dijanjikan Berangkat 13 Maret, Ini Penjelasannya

#Sidoarjo - PT Aya Sofya Travel menjanjikan jamaah umroh asal Tuban berangkat pada Minggu (13/4/2016). Ini kata sang direktur

111 Jamaah Umroh dari Tuban yang Keleleran Dijanjikan Berangkat 13 Maret, Ini Penjelasannya
SURYA.co.id/Nuraini Faiq
Jemaah umrah telantar travel tak berizin saat di Hotel Halogen, Sidoarjo 

SURYA.co.id I SIDOARJO - PT Aya Sofya Travel selain tidak punya kantor perwakilan di Surabaya maupun Jawa Timur (Jatim), biro perjalanan Umrah ini diketahui juga tak mengantongi izin.

Itu terungkap saat mereka memberangkatkan 111 jemaah umrah asal Tuban, lalu ratusan jemaah ini tertahan di hotel Halogen, Sidoarjo sampai hari ini.

Direktur Utama Aya Sofya Travel, Farhan Mauludi juga harus datang dari Jakarta untuk menjelaskan kepada jemaah terkait persoalan yang terjadi.

"Sekarang, semua visa sudah kami serahkan ke masing-masing jemaah. Kini tinggal menjadwal ulang. Rencananya, para jemaah itu akan langsung berangkat pada Minggu, 13 Maret," kata Farhan.

Farhan adalah anak muda kelahiran 1986 atau baru berusia 30 tahun. Namun anak muda asal Sumenep Madura ini telah sukses menjadi pelaku usaha travel. Di bawah kendali dia aada tiga agen travel lain.

Selain Aya Sofya, ada Global Buana dan Aya Bersaudara. Hafiz atau penghafal Alqu'an ini mengakui bahwa hanya Aya Bersaudara yang sudah mengantongi izin. Dua yang lain baru urus. Namun yang berizin itu kalau peminat dibanding Aya Sofya.

"Untuk Aya Sofa belum memiliki izin memang. Namun kami telah mengurus izin travel dan perjalanan umrah ini ke Kemenag. Sebab syaratnya mengajukan izin travel adalah minimal harus aktif selama 2 tahun," kata alumnus Madinah University ini.

Izin itu baru diurus Februari 2015 lalu. Meski baru urus izin, travel ini banyak diminati. Salah satunya dengan menyasar jemaah di kampung Tuban, Banyuwangi, serta banyak pula dari Madura dan Bima.

Sementara itu, nasib 111 Jemaah umrah Tuban belum jelas hingga siang tadi.

Begitu tahu ditunda hingga 13 Maret, jemaah umrah yang gagal berangkat memilih pulang. Sebagian yang lain memilih tinggal di Pondok Pesantren yang berada di kawasan Krian, Sidoarjo.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved